reasonableness
reasonableness merujuk pada kualitas tindakan atau pemikiran yang selaras dengan akal sehat, keadilan, dan moderasi. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "kewajaran". Nuansa utamanya bukan sekadar "masuk akal" secara logika, melainkan adanya unsur kepatutan dan keseimbangan sehingga tidak terkesan ekstrem atau berlebihan.
Dalam konteks sehari-hari, reasonableness digunakan untuk menilai apakah sebuah permintaan, perilaku, atau keputusan dapat diterima oleh orang umum. Sebagai contoh, jika seseorang meminta kompensasi yang sangat tinggi untuk kerusakan kecil, permintaan tersebut dianggap kurang memiliki reasonableness karena tidak wajar atau tidak proporsional.
Nuansa Hukum dan Standar Kewajaran
Dalam ranah hukum, reasonableness memiliki makna yang lebih spesifik dan teknis, yang diterjemahkan sebagai "standar kewajaran". Ini bukan sekadar opini subjektif, melainkan sebuah tolok ukur objektif untuk menentukan apakah seseorang telah bertindak secara bijaksana sebagaimana orang lain yang berakal sehat akan bertindak dalam situasi yang sama.
Perlu diperhatikan perbedaan antara reasonableness dengan rationality. Sementara rationality berfokus pada logika murni dan konsistensi berpikir, reasonableness lebih menekankan pada aspek kepatutan sosial dan keadilan. Sesuatu bisa saja rasional (logis secara teknis) tetapi tidak wajar (tidak patut secara sosial atau hukum).
Contoh penggunaan yang tepat: The reasonableness of the request (Kewajaran dari permintaan tersebut).
Contoh penggunaan dalam konteks hukum: The court assessed the reasonableness of the security measures (Pengadilan mengevaluasi standar kewajaran dari langkah-langkah keamanan).
Kekeliruan Terjemahan yang Sering Terjadi
Pengguna bahasa Indonesia sering kali terjebak dengan menerjemahkan kata ini hanya sebagai "alasan" karena adanya akar kata reason. Namun, reasonableness adalah kata benda yang menggambarkan sifat atau kualitas, bukan alasan itu sendiri. Jangan menggunakan kata "alasan" untuk menerjemahkan reasonableness dalam konteks kualitas tindakan.
❌ Salah: "Alasan dari permintaannya" (untuk maksud the reasonableness of the request).
✅ Benar: "Kewajaran dari permintaannya".
Secara tata bahasa, reasonableness adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak.
Meanings
Kualitas yang didasarkan pada akal sehat, keadilan, dan moderasi, bukan pada emosi atau pandangan ekstrem
The reasonableness of his request made it difficult for the board to refuse.
Kewajaran dari permintaannya membuat dewan sulit untuk menolak.
Standar hukum yang digunakan untuk menentukan apakah tindakan seseorang konsisten dengan apa yang akan dilakukan oleh orang yang bijaksana dalam keadaan serupa
The court evaluated the reasonableness of the security measures implemented by the company.
Pengadilan mengevaluasi standar kewajaran dari langkah-langkah keamanan yang diterapkan oleh perusahaan tersebut.