plausible
Kata plausible digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terdengar masuk akal, meyakinkan, atau mungkin terjadi berdasarkan bukti atau logika yang ada. Nuansa utamanya bukan terletak pada apakah sesuatu itu benar secara absolut, melainkan apakah hal tersebut tampak benar atau dapat diterima oleh akal sehat. Sering kali, kata ini digunakan dalam konteks argumen, alasan, atau teori yang cukup kuat untuk dipercaya, meskipun belum tentu terbukti secara faktual.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
Sangat penting untuk membedakan plausible dari kata-kata seperti probable atau believable:
plausible berfokus pada kualitas argumen yang masuk akal. Sesuatu bisa saja plausible (tampak wajar) tetapi sebenarnya salah. Contoh: Sebuah alasan yang dikarang dengan sangat rapi bisa terasa plausible meskipun itu adalah kebohongan.
probable lebih merujuk pada peluang statistik atau kemungkinan besar terjadinya sesuatu di masa depan. Jika sesuatu itu probable, maka kemungkinan besar hal itu benar-benar akan terjadi.
believable memiliki cakupan yang lebih luas dan sering kali berkaitan dengan emosi atau karakter, bukan sekadar logika formal.
Konteks Penggunaan dan Jebakan Terjemahan
Dalam bahasa Indonesia, plausible sering diterjemahkan sebagai "masuk akal". Namun, pembelajar harus berhati-hati agar tidak tertukar dengan reasonable. Sementara reasonable sering merujuk pada harga yang terjangkau atau perilaku yang bijaksana, plausible secara spesifik merujuk pada validitas sebuah penjelasan atau klaim.
Benar: a plausible explanation (penjelasan yang masuk akal)
Salah: a plausible price (seharusnya menggunakan reasonable price untuk harga yang terjangkau)
Secara tata bahasa, plausible adalah kata sifat yang biasanya diikuti oleh kata benda seperti explanation, excuse, theory, atau scenario. Kata ini tidak berubah bentuk berdasarkan jumlah benda yang diterangkan.
Meanings
Tampak wajar atau mungkin terjadi
That is a plausible explanation for the delay.
Itu adalah penjelasan yang masuk akal atas keterlambatan tersebut.