mind
/maɪnd/
Sebagai kata benda, kata ini mewakili teater internal dari kesadaran. Berbeda dengan brain (otak) yang merujuk pada organ fisik, mind (pikiran) membangkitkan kapasitas abstrak untuk penalaran, ingatan, dan emosi. Kata ini membawa nuansa individualitas dan identitas intelektual.
Saat digunakan sebagai kata kerja yang berarti keberatan atau merasa terganggu, kata ini sering diperhalus dengan ungkapan sopan (contohnya, "Apakah Anda keberatan..."). Konotasi di sini adalah adanya gesekan sosial atau ketidaknyamanan pribadi.
Dalam konteks kewaspadaan (mind the gap / waspadai celah) atau kepatuhan (mind your parents / patuh kepada orang tua), kata ini bergeser ke arah rasa kewaspadaan dan disiplin. Hal ini menunjukkan adanya upaya aktif dan sadar untuk menghindari kesalahan atau menjaga ketertiban.
Countable when referring to an individual's intellect or a specific person known for their thinking ('a brilliant mind'). Uncountable when referring to the general faculty of consciousness or mental capacity ('out of mind').
Meanings
Elemen seseorang yang memungkinkan mereka untuk menyadari dunia dan pengalaman mereka, berpikir, serta merasa
"She has a brilliant mind for mathematics."
Dia memiliki pikiran yang cemerlang dalam matematika.
Merasa terganggu atau jengkel oleh sesuatu; menolak
"Do you mind if I open the window?"
Apakah kamu keberatan jika aku membuka jendela?
Berhati-hati terhadap sesuatu untuk menghindari bahaya atau kesalahan
"Mind the gap between the train and the platform."
Waspadai celah antara kereta dan peron.
Menuruti seseorang atau sekumpulan aturan
"The children must mind their parents."
Anak-anak harus patuh kepada orang tua mereka.
Memberikan perhatian pada sesuatu; bersikap patuh
"You should mind what you are doing."
Kamu harus memperhatikan apa yang sedang kamu lakukan.