fair
/feː(ə)/
Dalam konteks keadilan, kata fair membawa bobot moral yang kuat. Ini bukan sekadar mengikuti aturan, melainkan tentang rasa keadilan dan kebenaran yang intuitif. Kata ini berbeda dengan equal karena memungkinkan adanya penyesuaian berdasarkan situasi untuk mencapai hasil yang adil.
Saat menggambarkan kualitas atau jumlah, kata ini berfungsi sebagai penghalus bahasa yang sopan. Menyebut sesuatu sebagai fair sering kali menunjukkan bahwa hal tersebut dapat diterima tetapi tidak istimewa, terkadang menjadi cara halus untuk menghindari mengatakan bahwa sesuatu itu biasa-biasa saja.
Mengenai penampilan, istilah ini membangkitkan citra kecerahan dan terang. Dalam konteks lama atau puitis, makna fair sering kali tumpang tindih dengan kecantikan, meskipun dalam penggunaan modern, kata ini utamanya menjadi istilah deskriptif untuk pigmentasi.
Sebagai kata benda, kata ini merujuk pada acara komunitas sementara yang meriah. Istilah ini memadukan perdagangan dengan hiburan (karnaval), sehingga menciptakan suasana yang beragam dan menjadi tempat berkumpulnya publik.
Refers to a specific event or exhibition, such as a 'county fair' or a 'trade fair'.
Meanings
memperlakukan orang secara setara tanpa pilih kasih atau diskriminasi
"It is only fair that everyone has an equal opportunity to speak."
Adalah hal yang adil jika setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berbicara.
sedang dalam hal kualitas, jumlah, atau ukuran; tidak terlalu baik namun tidak buruk
"She has a fair chance of winning the competition if she practices."
Dia memiliki peluang yang lumayan untuk memenangkan kompetisi jika dia berlatih.
berwarna terang, terutama merujuk pada kulit, rambut, atau warna kulit
"The child had fair skin and bright blue eyes."
Anak itu memiliki kulit putih dan mata biru yang cerah.
perkumpulan pedagang dan penghibur, yang sering diadakan setiap tahun
"We spent the whole afternoon riding the carousel at the county fair."
Kami menghabiskan sepanjang sore menaiki komidi putar di pameran wilayah tersebut.