argument
Kata ini berayun antara konflik emosional dan struktur logika. Dalam konteks sosial, kata ini membawa konotasi kuat tentang gesekan, kebisingan, dan ketegangan antarindividu. Ini adalah lawan dari sebuah 'diskusi', yang menyiratkan pencarian kebenaran secara kooperatif. Dalam konteks akademik atau hukum, nuansanya bergeser ke arah arsitektur. Di sini, sebuah argumen adalah alat yang disusun—serangkaian logika yang dirancang untuk mendukung suatu kesimpulan. Sifatnya dingin, terukur, dan persuasif, bukan penuh amarah. Dalam komputasi teknis, kata ini kehilangan semua beban emosional atau retoris, menjadi istilah steril untuk input data. Penggunaan ini murni fungsional dan tidak mengandung citra 'konflik' yang ditemukan dalam bahasa Inggris umum.
Whether it is a shouting match between partners, a logical case presented in a debate, or a piece of data passed into a computer function, it is always treated as a distinct, countable unit.
Meanings
Pertukaran pandangan yang berbeda atau berlawanan, biasanya terjadi dengan sengit atau marah
"The couple had a loud argument about who should do the dishes."
Pasangan itu bertengkar hebat tentang siapa yang harus mencuci piring.
Alasan atau serangkaian alasan yang diberikan dengan tujuan meyakinkan orang lain bahwa suatu tindakan atau ide itu benar atau salah
"Her argument for increasing the budget was based on projected growth."
Argumennya untuk meningkatkan anggaran didasarkan pada proyeksi pertumbuhan.
Dalam komputasi, sebuah nilai yang dikirimkan ke sebuah fungsi atau prosedur
"The function takes two arguments: an integer and a string."
Fungsi tersebut menerima dua `argument`: sebuah bilangan bulat dan sebuah string.