faithless
Kata faithless memiliki dua nuansa makna utama yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya. Pertama, dalam konteks hubungan antarmanusia atau komitmen, kata ini menggambarkan seseorang yang tidak setia, berkhianat, atau melanggar janji. Nuansanya cenderung sangat negatif dan berat, sering kali dikaitkan dengan pengkhianatan terhadap kepercayaan yang mendalam.
Sebagai contoh, jika seseorang mengkhianati pasangannya atau seorang menteri mengkhianati rajanya, maka kata faithless sangat tepat digunakan. Hal ini berbeda dengan kata unfaithful yang lebih sering digunakan secara spesifik untuk perselingkuhan dalam hubungan romantis, sementara faithless memiliki cakupan yang lebih luas, termasuk pengkhianatan terhadap ideologi, negara, atau sumpah.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
faithless: Menekankan pada ketiadaan kesetiaan secara umum atau tindakan pengkhianatan yang fatal. Contoh: a faithless ally (sekutu yang tidak setia).
unfaithful: Lebih spesifik merujuk pada ketidaksetiaan dalam pernikahan atau hubungan asmara. Contoh: an unfaithful spouse (pasangan yang tidak setia).
disloyal: Lebih merujuk pada kurangnya dukungan atau kepatuhan terhadap otoritas atau organisasi. Contoh: a disloyal employee (karyawan yang tidak loyal).
Konteks Keagamaan dan Spiritual
Dalam konteks spiritual, faithless berarti tidak beriman atau tidak memiliki kepercayaan kepada Tuhan. Dalam bahasa Indonesia, ini bisa diterjemahkan sebagai tidak beriman atau ateis, namun faithless sering kali membawa konotasi kehilangan iman atau penolakan terhadap keyakinan yang seharusnya dimiliki.
Benar: He lived a faithless life (Dia menjalani hidup yang tidak beriman).
Salah: Menggunakan faithless untuk sekadar menggambarkan seseorang yang ragu-ragu; untuk keraguan, kata skeptical lebih tepat.
Catatan Tata Bahasa
Kata ini adalah kata sifat (adjective) yang tidak dapat ditingkatkan derajatnya (non-gradable) dalam banyak konteks. Seseorang biasanya dianggap setia atau tidak setia; jarang sekali seseorang disebut "sangat tidak setia" (very faithless) dalam penulisan formal, karena pengkhianatan adalah kondisi absolut.
Meanings
Tidak setia; tidak loyal atau berkhianat terhadap seseorang, tujuan, atau janji
The king was betrayed by his faithless advisors.
Raja itu dikhianati oleh penasihatnya yang tidak setia.
Kurang iman agama atau tidak percaya pada tuhan
He lived a faithless life, rejecting all organized religion.
Dia menjalani hidup yang tidak beriman, menolak semua agama terorganisir.