disloyalty
disloyalty merujuk pada kegagalan seseorang untuk menjaga komitmen, kepercayaan, atau kesetiaan terhadap pihak lain. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki dua nuansa utama: ketidaksetiaan yang bersifat personal atau emosional, dan pengkhianatan yang bersifat lebih serius, seperti dalam konteks politik, militer, atau organisasi. Perbedaan utamanya terletak pada skala dampaknya; ketidaksetiaan mungkin terjadi dalam hubungan asmara, sementara pengkhianatan sering kali melibatkan pelanggaran sumpah atau kepercayaan besar yang merugikan banyak orang.
Nuansa Makna dan Perbandingan
Kata disloyalty sering dibandingkan dengan betrayal. Meskipun keduanya dapat diterjemahkan sebagai pengkhianatan, disloyalty lebih menekankan pada ketiadaan atau kurangnya rasa setia (sebuah kondisi atau sifat), sedangkan betrayal lebih menekankan pada tindakan aktif mengkhianati seseorang (sebuah aksi spesifik). Sebagai contoh, seseorang bisa menunjukkan disloyalty dengan cara tidak membela temannya saat dikritik, namun betrayal terjadi ketika orang tersebut secara aktif membocorkan rahasia temannya kepada musuh.
disloyalty: Lebih ke arah sikap tidak setia atau kurangnya dukungan.
betrayal: Lebih ke arah tindakan pengkhianatan yang disengaja dan menyakitkan.
Konteks Penggunaan dan Jebakan Terjemahan
Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan apakah konteksnya adalah hubungan interpersonal atau formal. Dalam konteks formal (seperti negara atau perusahaan), disloyalty hampir selalu diterjemahkan sebagai pengkhianatan karena implikasinya yang berat. Namun, dalam konteks hubungan pribadi, kata ketidaksetiaan lebih tepat digunakan.
Konteks Formal: The soldier was court-martialed for disloyalty to the crown (Prajurit itu diadili secara militer karena pengkhianatan terhadap kerajaan).
Konteks Personal: She felt a deep sense of disloyalty when her best friend didn't support her (Dia merasakan ketidaksetiaan yang mendalam ketika sahabatnya tidak mendukungnya).
Secara tata bahasa, disloyalty adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak. Jangan menambahkan akhiran -s pada kata ini meskipun Anda merujuk pada banyak tindakan tidak setia.
Meanings
Kualitas menjadi tidak setia; kegagalan untuk setia kepada seseorang, organisasi, atau negara
His sudden disloyalty to the company shocked his colleagues.
Ketidaksetiaannya yang tiba-tiba terhadap perusahaan mengejutkan rekan-rekan kerjanya.
Tindakan pengkhianatan atau kelicikan yang dilakukan terhadap seseorang yang seharusnya mendapatkan kesetiaan
The king viewed the general's secret negotiations with the enemy as an act of utter disloyalty.
Raja menganggap negosiasi rahasia sang jenderal dengan musuh sebagai tindakan pengkhianatan mutlak.