false
/fɒls/
Kata ini berpusat pada konsep adanya ketidaksesuaian antara penampilan (atau klaim) dengan kenyataan. Maknanya lebih luas daripada sekadar "salah", karena sering kali menyiratkan unsur penipuan atau kepalsuan, bukan sekadar kesalahan sederhana. Dalam konteks faktual, kata ini mewakili lawan biner dari "benar". Penggunaan ini bersifat klinis dan netral, umum ditemukan dalam logika, matematika, dan kesaksian hukum di mana suatu pernyataan memang tidak selaras dengan fakta. Ketika diterapkan pada benda atau orang, maknanya bergeser ke arah konotasi negatif tentang ketidakjujuran. "Senyum pura-pura" atau "janji palsu" menunjukkan upaya sengaja untuk menyesatkan, sehingga menciptakan jarak antara perasaan internal dan ekspresi eksternal. Dalam istilah material, kata ini mendeskripsikan benda yang meniru sesuatu yang lain untuk kegunaan atau kecantikan (seperti gigi palsu), di mana "kepalsuan" tersebut merupakan pengganti fungsional yang diterima dan bukan merupakan kebohongan yang jahat.
Meanings
Tidak sesuai dengan kebenaran atau fakta; tidak tepat
"The witness gave a false statement to the police."
Saksi tersebut memberikan pernyataan yang salah kepada polisi.
Dimaksudkan untuk menipu; tiruan atau tidak asli
"She wore false eyelashes to enhance her appearance."
Dia memakai bulu mata palsu untuk mempercantik penampilannya.
Tidak tulus; tidak jujur atau munafik
"He offered a false smile despite his anger."
Dia memberikan senyum pura-pura meskipun merasa marah.
Berdasarkan kesimpulan yang salah atau kekhilafan
"The assumption that all cats hate water is largely false."
Asumsi bahwa semua kucing benci air sebagian besar adalah keliru.