spiritual
/ˈspɪɹɪtjʊəl/
Kata ini menggambarkan dimensi pengalaman manusia yang melampaui dunia fisik. Istilah ini sering kali membawa kesan ringan, tidak terlihat, atau sebuah inti internal yang tetap ada setelah tubuh fisik tiada.
Dalam penggunaan modern, terdapat perbedaan yang jelas antara spiritual dan religious (religius). Jika religius merujuk pada sistem terorganisir, dogma, dan institusi, maka spiritual mengacu pada perjalanan pribadi dan subjektif untuk mencari makna, kedamaian, atau hubungan dengan kekuatan yang lebih tinggi atau alam semesta.
Saat digunakan sebagai kata benda (a spiritual), makna kata ini bergeser dari kualitas abstrak menjadi sebuah artefak budaya yang spesifik. Hal ini membangkitkan gambaran tentang emosi yang mendalam, penderitaan, harapan, serta ketangguhan sejarah komunitas Afrika Amerika melalui lagu.
Used exclusively as a countable noun when referring to the specific genre of religious songs, such as 'the choir sang three spirituals'.
Meanings
Berkaitan dengan atau memengaruhi roh atau jiwa manusia, sebagai lawan dari hal-hal material atau fisik
"Many people find that meditation helps them achieve a deeper spiritual connection with the universe."
Banyak orang merasa bahwa meditasi membantu mereka mencapai hubungan spiritual yang lebih dalam dengan alam semesta.
Berkaitan dengan keyakinan, praktik agama, atau gereja
"The cathedral is a place of great spiritual significance for the local community."
Katedral tersebut merupakan tempat dengan signifikansi keagamaan yang besar bagi masyarakat setempat.
Sebuah lagu religi, terutama yang berasal dari tradisi gereja Afrika Amerika
"The choir performed a hauntingly beautiful spiritual during the memorial service."
Paduan suara itu membawakan sebuah lagu spiritual yang indah dan mengharukan selama ibadah peringatan.