tenacity
tenacity merujuk pada kualitas keteguhan hati yang luar biasa. Dalam konteks perilaku manusia, kata ini membawa konotasi positif tentang seseorang yang tidak mudah menyerah meskipun menghadapi rintangan yang berat. Hal ini berbeda dengan stubbornness (keras kepala) yang cenderung bermakna negatif karena menunjukkan penolakan untuk berubah meskipun salah. tenacity lebih menekankan pada kekuatan tekad untuk mencapai tujuan yang mulia atau benar.
Nuansa Penggunaan
Dalam konteks fisik atau material, tenacity menggambarkan kekuatan tarik atau daya tahan suatu bahan agar tidak mudah putus atau rusak. Dalam bahasa Indonesia, ini sering diterjemahkan sebagai ketangguhan atau kekuatan mekanis.
Konteks Mental: His tenacity in pursuing the truth (Kegigihannya dalam mencari kebenaran) — menunjukkan dedikasi yang kuat.
Konteks Material: The tenacity of the spider's silk (Ketangguhan sutra laba-laba) — menunjukkan kekuatan fisik bahan.
Perbedaan dengan Kata Serupa
Pengguna bahasa Indonesia perlu membedakan antara tenacity dengan persistence. Meskipun keduanya berarti gigih, persistence lebih merujuk pada tindakan melakukan sesuatu secara berulang-ulang, sedangkan tenacity lebih menekankan pada kualitas mental "mencengkeram" tujuan dengan sangat kuat dan tidak melepaskannya sampai berhasil.
Meanings
Kualitas menjadi sangat bertekad untuk melakukan sesuatu atau mencapai tujuan meskipun ada kesulitan
Her tenacity in pursuing the case eventually led to a conviction.
Kegigihannya dalam mengawal kasus tersebut akhirnya berujung pada vonis bersalah.
Kualitas suatu bahan yang memungkinkannya untuk menahan tarikan atau mencegah kerusakan
The high tenacity of the synthetic fibers makes them ideal for industrial ropes.
Ketangguhan serat sintetis yang tinggi membuatnya ideal untuk tali industri.