D
Dicread
HomeDictionaryTtension

tension

tegangan / ketegangan / ketegangan

/ˈtɛnʃən/

[C/U] Both
pl: tensions

Kata tension memiliki cakupan makna yang luas, mulai dari konsep fisika hingga kondisi psikologis. Bagi penutur bahasa Indonesia, tantangan utama adalah membedakan kapan harus menggunakan kata "tegangan" dan kapan menggunakan "ketegangan", karena keduanya sering kali tumpang tindih dalam penggunaan sehari-hari namun memiliki nuansa teknis yang berbeda. Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan Dalam konteks fisik atau mekanis, tension merujuk pada gaya tarik yang membuat sesuatu menjadi kencang. Dalam bahasa Indonesia, ini diterjemahkan sebagai "tegangan". Contohnya, saat berbicara tentang kabel jembatan atau senar gitar, gunakanlah istilah "tegangan". Namun, ketika tension merujuk pada perasaan manusia atau hubungan antarmanusia, maknanya bergeser menjadi "ketegangan". Ada dua jenis ketegangan di sini: pertama adalah ketegangan internal (stres, kecemasan, atau kegugupan), dan kedua adalah ketegangan eksternal (konflik atau permusuhan antara dua pihak). Perlu diperhatikan bahwa tension dalam konteks sosial sering kali menyiratkan situasi yang "panas" atau rawan konflik, berbeda dengan stress yang lebih menekankan pada beban mental individu. Contoh penggunaan fisik: The tension in the rope (Tegangan pada tali tersebut). Contoh penggunaan emosional: The tension in the room was palpable (Ketegangan di dalam ruangan itu sangat terasa). Contoh penggunaan sosial: Political tension between nations (Ketegangan politik antarnegara). Perbandingan dengan Kata Serupa Sangat penting untuk membedakan tension dengan stress. Meskipun keduanya bisa diterjemahkan sebagai "tekanan" atau "ketegangan" dalam bahasa Indonesia, secara konseptual keduanya berbeda. Stress lebih merujuk pada tekanan yang diberikan pada suatu titik atau beban mental yang berat, sedangkan tension lebih menekankan pada kondisi "tertarik" atau "teregang" (baik secara fisik maupun emosional). Selain itu, jangan keliru dengan istilah voltage dalam konteks listrik. Meskipun dalam bahasa Indonesia voltage diterjemahkan sebagai "tegangan listrik", dalam bahasa Inggris, istilah yang digunakan adalah voltage, bukan tension. Menggunakan tension untuk merujuk pada listrik adalah kesalahan umum bagi pembelajar bahasa Inggris dari Indonesia. Benar: High voltage (Tegangan tinggi - listrik). Salah: High tension (untuk merujuk pada listrik, kecuali dalam istilah teknis spesifik seperti high-tension wire yang merujuk pada kabel fisik yang ditarik kencang). Karakteristik Gramatikal Secara tata bahasa, tension adalah kata benda yang biasanya tidak dapat dihitung (uncountable noun). Oleh karena itu, kata ini jarang digunakan dalam bentuk jamak (tensions), kecuali ketika merujuk pada berbagai jenis konflik politik atau diplomatik yang berbeda-beda antara beberapa kelompok atau negara.

Uncountable when referring to physical pulling force on a cable or the general feeling of anxiety in a room. Countable when describing specific strained relationships between nations or political factions ('tensions are rising').

Meanings

Nountegangan

Kondisi ketika sesuatu diregangkan hingga kencang; gaya yang disalurkan melalui tali, kabel, atau rantai saat ditarik kencang oleh gaya yang bekerja dari ujung yang berlawanan

"The bridge cables are under immense tension."

Kabel jembatan berada di bawah tegangan yang sangat besar.

Nounketegangan

Tekanan mental atau emosional; keadaan gugup, cemas, atau penuh penantian

"There was a lot of tension in the room during the negotiation."

Ada banyak ketegangan di dalam ruangan selama negosiasi berlangsung.

Nounketegangan

Hubungan antara kelompok atau orang yang ditandai oleh permusuhan atau ketidakpercayaan

"Political tensions between the two neighboring countries have escalated."

Ketegangan politik antara kedua negara tetangga tersebut telah meningkat.

Related Words

Last Updated: June 8, 2026Report an Error