stubborn
Kata stubborn memiliki nuansa makna yang bergantung pada konteksnya, apakah digunakan untuk manusia atau benda. Saat merujuk pada manusia, kata ini sering kali membawa konotasi negatif yang berarti keras kepala, yaitu seseorang yang menolak untuk mengubah pendapat atau tindakannya meskipun ada alasan yang kuat untuk melakukannya. Namun, dalam beberapa konteks tertentu, stubborn bisa dipandang sebagai keteguhan hati atau kegigihan, meskipun kata persistent atau determined lebih umum digunakan untuk makna positif tersebut.
Dalam konteks benda atau situasi, stubborn diterjemahkan sebagai membandel. Ini menggambarkan sesuatu yang sangat sulit untuk dihilangkan, diperbaiki, atau digerakkan. Misalnya, noda pada pakaian yang tidak bisa hilang meski sudah dicuci berkali-kali atau baut yang macet dan tidak bisa diputar.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
Sangat penting untuk membedakan stubborn dengan beberapa kata lain yang memiliki arti serupa dalam bahasa Indonesia:
obstinate: Memiliki makna yang hampir sama dengan stubborn (keras kepala), tetapi biasanya terasa lebih formal dan sering kali menyiratkan sikap yang lebih tidak masuk akal atau sengaja melawan.
persistent: Berbeda dengan stubborn, kata ini hampir selalu bermakna positif. Jika seseorang itu persistent, mereka terus mencoba mencapai tujuan meskipun menghadapi kesulitan, sedangkan orang yang stubborn tetap pada pendiriannya meskipun mereka salah.
tenacious: Menekankan pada kekuatan genggaman atau tekad yang sangat kuat untuk tidak menyerah, lebih mirip dengan istilah "gigih" daripada "keras kepala".
Contoh Penggunaan dan Kesalahan Umum
Konteks Manusia (Keras Kepala):
Benar: He is too stubborn to admit he was wrong. (Dia terlalu keras kepala untuk mengakui bahwa dia salah.)
Salah: Menggunakan stubborn untuk memuji seseorang yang teguh pendirian dalam hal positif; gunakanlah determined.
Konteks Benda (Membandel):
Benar: I spent an hour scrubbing a stubborn stain from the carpet. (Aku menghabiskan satu jam menggosok noda membandel dari karpet.)
Salah: Menggunakan kata "keras kepala" untuk mendeskripsikan noda atau baut, karena dalam bahasa Indonesia, istilah tersebut hanya berlaku untuk makhluk hidup.
Catatan Tata BahasaStubborn adalah kata sifat (adjective). Dalam struktur kalimat, kata ini dapat diletakkan sebelum kata benda (attributive) atau setelah kata kerja penghubung seperti be (predicative). Tidak ada perubahan bentuk jamak untuk kata ini karena fungsinya sebagai adjektiva.
Meanings
Menolak untuk mengubah pikiran atau tindakan meskipun ada argumen yang berlawanan
He was too stubborn to admit he was wrong.
Dia terlalu keras kepala untuk mengakui bahwa dia salah.
Sulit untuk dipindahkan, dihilangkan, atau disembuhkan
I spent an hour scrubbing a stubborn stain off the carpet.
Aku menghabiskan satu jam menggosok noda membandel dari karpet.