stationary
Kata stationary digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu yang tidak bergerak, tetap di satu posisi, atau tidak berpindah tempat. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "diam". Fokus utamanya adalah pada kondisi fisik atau status objek yang tidak mengalami perpindahan posisi.
Perbedaan dengan Kata yang Mirip
Kesalahan paling umum yang terjadi bagi pembelajar bahasa Inggris adalah tertukar antara stationary dengan stationery. Meskipun keduanya terdengar identik, maknanya sangat berbeda:
stationary (dengan akhiran -ary): Berarti diam atau tidak bergerak. Contoh: The car remained stationary (Mobil itu tetap diam).
stationery (dengan akhiran -ery): Merujuk pada alat tulis atau kertas surat. Contoh: I bought some new stationery for school (Saya membeli beberapa alat tulis baru untuk sekolah).
Selain itu, penting untuk membedakan stationary dengan static. Meskipun keduanya bisa berarti "tidak berubah", stationary lebih merujuk pada posisi fisik yang tidak bergerak, sedangkan static sering digunakan dalam konteks yang lebih luas seperti situasi, data, atau listrik yang tidak berubah atau tidak berkembang.
Konteks Penggunaan dan Contoh
Kata ini sering digunakan dalam konteks teknis, lalu lintas, atau deskripsi fisik. Misalnya, ketika membicarakan kendaraan yang berhenti total atau peralatan olahraga yang tidak berpindah tempat.
Penggunaan Benar: A stationary bike (Sepeda statis/diam), yang berarti sepeda yang dirancang untuk digunakan di dalam ruangan tanpa berpindah tempat.
Penggunaan Benar: The train remained stationary at the platform (Kereta itu tetap diam di peron).
Secara tata bahasa, stationary adalah kata sifat (adjective) yang biasanya diletakkan sebelum kata benda atau setelah kata kerja penghubung seperti be, remain, atau stay.
Meanings
Tidak bergerak atau tidak dimaksudkan untuk digerakkan
The car remained stationary at the red light.
Mobil itu tetap diam di lampu merah.