antagonist
Istilah ini membawa nuansa gesekan dan pertentangan yang kuat. Dalam penceritaan, kata ini menggambarkan kekuatan yang menciptakan konflik, meskipun sosok antagonis tidak selalu merupakan penjahat; mereka hanyalah entitas yang menghalangi tercapainya tujuan sang protagonis.
Dalam pengertian biologis atau medis, makna kata ini bergeser dari konflik sosial menjadi konflik mekanis atau kimiawi. Kata ini menggambarkan zat atau otot yang menghambat atau membalikkan efek dari zat atau otot lainnya, sehingga menciptakan keseimbangan dari kekuatan yang saling berlawanan.
Used to count specific individuals or substances that provide opposition, such as multiple antagonists in a complex novel or various chemical antagonists in a lab.
Meanings
Seseorang yang secara aktif menentang atau memusuhi seseorang atau sesuatu
The protagonist struggled to overcome the ruthless antagonist.
Protagonis itu berjuang untuk mengalahkan antagonis yang kejam.
Otot yang tindakannya berlawanan dengan otot lainnya
The triceps act as the antagonist to the biceps.
Otot trisep bertindak sebagai antagonis bagi otot bisep.
Examples
The hero finally confronted his antagonist in the final chapter.
Sang pahlawan akhirnya menghadapi antagonis-nya di bab terakhir.
The triceps muscle serves as the antagonist to the biceps.
Otot trisep berfungsi sebagai antagonis bagi otot bisep.