divorce
Kata divorce secara utama merujuk pada proses hukum untuk mengakhiri pernikahan. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki beberapa fungsi gramatikal yang berbeda tergantung pada konteksnya, baik sebagai kata kerja transitif (menceraikan), kata kerja intransitif (bercerai), maupun kata benda (perceraian). Penting bagi pembelajar untuk membedakan antara tindakan aktif mengakhiri hubungan dan status hukum dari perpisahan tersebut.
Nuansa Makna dan Penggunaan
Secara semantik, divorce membawa konotasi formal dan legal. Berbeda dengan kata separate yang bisa berarti sekadar tinggal terpisah secara fisik atau emosional tanpa adanya putusan pengadilan, divorce secara spesifik menyiratkan pembubaran ikatan pernikahan yang sah menurut hukum. Jika seseorang mengatakan we are separated, mereka mungkin belum secara resmi bercerai, namun jika mereka menggunakan we are divorced, maka proses hukum telah selesai.
Dalam penggunaan metaforis, divorce dapat digunakan untuk menggambarkan pemisahan total antara dua konsep atau hal yang sebelumnya dianggap berkaitan erat. Misalnya, dalam konteks politik atau filosofi, seseorang mungkin berbicara tentang divorce between church and state (memisahkan gereja dan negara), yang berarti menciptakan batas yang tegas dan tidak dapat ditembus antara keduanya.
Perbandingan dengan Kata Serupa
divorce vs separate: divorce adalah tindakan hukum yang permanen dan final, sedangkan separate sering kali menjadi tahap awal sebelum perceraian atau sekadar pemisahan tempat tinggal.
divorce vs split up: split up adalah istilah yang jauh lebih kasual dan biasanya digunakan untuk pasangan yang tidak menikah atau hubungan yang berakhir secara informal. Menggunakan split up untuk pernikahan yang sah mungkin terasa terlalu ringan, sementara divorce memberikan bobot legalitas.
Catatan Tata Bahasa
Sebagai kata kerja, divorce dapat digunakan secara transitif, misalnya he divorced his wife (dia menceraikan istrinya), atau secara intransitif dengan bantuan kata kerja bantu, seperti they got divorced (mereka bercerai). Perhatikan bahwa bentuk got divorced lebih umum digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menyatakan perubahan status pernikahan.
Countable when referring to the specific legal proceeding or the event of a breakup. Uncountable when referring to the general state or concept of marital separation.
Meanings
Mengakhiri pernikahan secara sah menurut hukum
He decided to divorce his wife after ten years.
Dia memutuskan untuk menceraikan istrinya setelah sepuluh tahun.
Berpisah secara sah dari pasangan
They decided to divorce amicably.
Mereka memutuskan untuk bercerai secara baik-baik.
Pembubaran pernikahan secara sah menurut hukum
The divorce was finalized in June.
Perceraian itu difinalisasi pada bulan Juni.
Memisahkan dua hal yang sebelumnya terhubung
The new law serves to divorce politics from religion.
Undang-undang baru tersebut berfungsi untuk memisahkan politik dari agama.