informal
Kata informal memiliki cakupan makna yang luas, mulai dari suasana, perilaku, hingga penggunaan bahasa. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan menjadi "tidak resmi", "santai", atau "nonformal" tergantung pada konteksnya. Nuansa utamanya adalah ketiadaan kekakuan atau kepatuhan terhadap protokol yang ketat.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Dalam konteks sosial atau acara, informal merujuk pada situasi yang rileks di mana aturan etiket tradisional tidak diterapkan. Misalnya, sebuah pertemuan yang bersifat informal tidak memerlukan agenda tertulis atau pakaian formal. Perlu diperhatikan perbedaan antara informal dan casual. Meskipun keduanya sering tumpang tindih, casual lebih spesifik merujuk pada gaya berpakaian atau sikap yang sangat santai, sedangkan informal lebih menekankan pada ketiadaan status resmi atau prosedur formal.
Contoh penggunaan: an informal gathering (pertemuan tidak resmi) menekankan bahwa acara tersebut tidak mengikuti protokol resmi.
Contoh penggunaan: casual clothes (pakaian santai) menekankan pada kenyamanan pakaian yang dikenakan.
Dalam konteks linguistik, informal merujuk pada bahasa yang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk memahami bahwa bahasa Inggris memiliki perbedaan tajam antara formal English dan informal English. Penggunaan bahasa informal (seperti penggunaan kontraksi can't atau won't, serta slang) sangat umum dalam percakapan antar teman, namun dianggap tidak sopan jika digunakan dalam dokumen akademik atau surat bisnis resmi.
Perbandingan dengan Istilah Serupa
Sering terjadi kerancuan antara informal dengan unofficial. Meskipun keduanya bisa diterjemahkan sebagai "tidak resmi", terdapat perbedaan konseptual yang penting:
informal berkaitan dengan gaya, suasana, atau perilaku yang rileks dan tidak kaku.
unofficial berkaitan dengan status legalitas atau otoritas. Sesuatu yang unofficial berarti tidak disahkan oleh otoritas resmi atau belum dikonfirmasi secara sah.
Sebagai contoh, sebuah "laporan tidak resmi" bisa berarti laporan yang ditulis dengan gaya bahasa santai (informal report), tetapi bisa juga berarti laporan yang belum disetujui oleh pimpinan perusahaan (unofficial report).
Catatan Tata Bahasa
Kata informal berfungsi sebagai kata sifat (adjective). Dalam struktur kalimat, ia biasanya diletakkan sebelum kata benda yang diterangkannya atau setelah kata kerja penghubung (linking verb). Tidak ada perubahan bentuk jamak untuk kata ini karena merupakan kata sifat.
Meanings
Tidak mengikuti aturan, adat istiadat, atau etiket tradisional yang resmi
We had an informal meeting to discuss the project.
Kami mengadakan pertemuan tidak resmi untuk membahas proyek tersebut.
Ditandai dengan gaya berpakaian atau perilaku yang rileks
The dress code for the party is informal.
Aturan berpakaian untuk pesta itu adalah santai.
Menggunakan bahasa yang umum dalam percakapan sehari-hari daripada tulisan formal
He used an informal greeting in the email.
Dia menggunakan sapaan nonformal di dalam surel tersebut.