credibility
credibility merujuk pada kualitas seseorang atau sesuatu yang dapat dipercaya, diyakini, atau dianggap masuk akal. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "kredibilitas". Nuansa utamanya terletak pada persepsi pihak luar terhadap kebenaran atau keandalan suatu informasi atau sosok. Jika seseorang memiliki credibility, maka orang lain cenderung menerima pernyataan mereka tanpa keraguan besar.
Kata ini sering digunakan dalam konteks profesional, hukum, atau akademik. Misalnya, seorang ahli yang memiliki rekam jejak panjang dalam bidangnya akan memiliki credibility yang tinggi saat memberikan kesaksian di pengadilan. Sebaliknya, jika seseorang tertangkap berbohong, mereka akan kehilangan credibility mereka, yang berarti mereka tidak lagi dianggap dapat dipercaya.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Terkait
Sangat penting untuk membedakan credibility dengan reliability atau trustworthiness meskipun ketiganya sering diterjemahkan sebagai "kepercayaan" dalam bahasa Indonesia:
credibility lebih berfokus pada apakah sesuatu itu terlihat atau terasa benar dan masuk akal (aspek keyakinan/persepsi).
reliability lebih berfokus pada konsistensi dan keandalan kinerja (misalnya, mesin yang handal).
trustworthiness lebih bersifat personal dan moral, berkaitan dengan integritas karakter seseorang.
Contoh penggunaan:
Benar: The witness's credibility was questioned (Kredibilitas saksi dipertanyakan) — Fokus pada apakah kesaksiannya masuk akal dan dapat dipercaya.
Kurang tepat jika menggunakan reliability dalam konteks keyakinan atas sebuah teori atau pernyataan lisan.
Konteks Penggunaan dan Kolokasi
Dalam penggunaan praktis, credibility sering dipasangkan dengan kata kerja tertentu untuk menunjukkan peningkatan atau penurunan tingkat kepercayaan:
Meningkatkan kredibilitas: Menggunakan frasa seperti gain credibility atau establish credibility. Contoh: Providing data helps the author establish credibility (Menyediakan data membantu penulis membangun kredibilitas).
Kehilangan kredibilitas: Menggunakan frasa seperti lose credibility atau undermine credibility. Contoh: The scandal undermined the politician's credibility (Skandal tersebut merusak kredibilitas politisi itu).
Secara tata bahasa, credibility adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak.
Meanings
Kualitas dapat dipercaya dan diyakini
The witness's credibility was questioned by the defense attorney.
Kredibilitas saksi dipertanyakan oleh pengacara pembela.
Kualitas dapat dipercaya atau masuk akal
The theory lacks credibility because it contradicts established scientific laws.
Teori tersebut kurang kredibilitas karena bertentangan dengan hukum ilmiah yang sudah mapan.