weariness
weariness menggambarkan kondisi kelelahan yang mendalam, baik secara fisik maupun mental, yang biasanya terjadi setelah periode usaha yang panjang atau tekanan yang terus-menerus. Berbeda dengan tiredness yang bersifat umum dan sementara (seperti merasa mengantuk setelah bekerja), weariness membawa konotasi beban yang lebih berat dan rasa letih yang mengakar, sehingga sering kali dikaitkan dengan rasa putus asa atau hilangnya semangat.
Dalam konteks emosional, kata ini merujuk pada kejenuhan yang ekstrem. Ketika seseorang merasa weary, mereka tidak hanya merasa butuh istirahat, tetapi merasa benar-benar terkuras secara psikologis. Sebagai contoh, frasa world-weariness menggambarkan perasaan kejenuhan terhadap kehidupan secara keseluruhan.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
Sangat penting untuk membedakan weariness dari beberapa kata lain yang memiliki makna serupa dalam bahasa Indonesia:
fatigue: Lebih bersifat teknis atau medis, sering digunakan untuk menggambarkan kelelahan fisik yang ekstrem akibat aktivitas berat atau penyakit (misalnya, muscle fatigue).
exhaustion: Menunjukkan titik puncak dari kelelahan di mana energi benar-benar habis total. Jika weariness adalah proses merasa letih yang berkepanjangan, exhaustion adalah kondisi akhir saat seseorang tidak mampu lagi bergerak atau berpikir.
boredom: Meskipun weariness bisa diterjemahkan sebagai kejenuhan, boredom lebih merujuk pada rasa bosan karena tidak ada aktivitas menarik, sedangkan weariness adalah kejenuhan karena terlalu banyak beban atau pengulangan yang melelahkan.
Konteks Penggunaan dan Contoh
Penggunaan weariness sering kali muncul dalam konteks sastra atau situasi formal untuk menekankan kedalaman rasa lelah tersebut.
Kelelahan Fisik: The soldiers' faces showed a deep weariness after weeks of marching. (Wajah para prajurit menunjukkan kelelahan yang mendalam setelah berminggu-minggu berjalan kaki.)
Kejenuhan Mental: She felt a growing weariness with the constant political disputes. (Dia merasakan kejenuhan yang meningkat terhadap perselisihan politik yang terus-menerus.)
Secara tata bahasa, weariness adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak. Kata sifat yang terkait adalah weary.
Meanings
Keadaan lelah fisik atau mental yang ekstrem akibat pengerahan tenaga atau kesulitan
The long journey left the travelers in a state of utter weariness.
Perjalanan panjang itu membuat para pelancong berada dalam kondisi kelelahan yang luar biasa.
Perasaan bosan atau kurangnya minat yang disebabkan oleh pengulangan atau paparan jangka panjang terhadap sesuatu
She felt a growing weariness with the endless cycle of corporate meetings.
Dia merasakan kejenuhan yang meningkat terhadap siklus rapat perusahaan yang tidak ada habisnya.