lethargic
Kata lethargic menggambarkan kondisi fisik atau mental yang sangat kurang energi, semangat, atau kewaspadaan. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "lesu" atau "lamban". Nuansa utamanya adalah adanya rasa berat atau kelesuan yang membuat seseorang atau sesuatu sulit untuk bergerak atau bereaksi dengan cepat.
Nuansa Semantik dan Konteks Penggunaanlethargic sering kali digunakan dalam konteks medis atau kesehatan untuk menggambarkan gejala fisik, seperti rasa kantuk yang ekstrem atau kelesuan akibat penyakit. Namun, kata ini juga bisa digunakan secara kiasan untuk menggambarkan situasi ekonomi atau organisasi yang tidak menunjukkan kemajuan dan terasa stagnan.
Perlu diperhatikan perbedaan antara lethargic dengan kata lain yang serupa:
tired hanya berarti lelah secara umum setelah beraktivitas.
lazy (malas) menyiratkan pilihan sadar untuk tidak bekerja, sedangkan lethargic lebih merujuk pada kondisi kurang energi yang sering kali berada di luar kendali seseorang.
sluggish memiliki makna yang sangat mirip dengan lethargic, namun sluggish lebih sering digunakan untuk menggambarkan kecepatan proses (seperti koneksi internet atau metabolisme tubuh) yang lamban, sementara lethargic lebih menekankan pada hilangnya vitalitas atau semangat.
Contoh penggunaan:
Benar: He felt lethargic after the flu (Dia merasa lesu setelah terkena flu).
Benar: The stock market remained lethargic (Pasar saham tetap lamban).
Kekeliruan Terjemahan dan Jebakan Bahasa
Pembelajar bahasa Inggris sering kali terjebak dengan menerjemahkan lethargic hanya sebagai "malas". Hal ini kurang tepat karena lethargic lebih berkaitan dengan kondisi biologis atau sistemik yang menyebabkan kelesuan, bukan sekadar kurangnya kemauan untuk bekerja. Jika Anda ingin mengatakan seseorang malas karena sifatnya, gunakanlah lazy. Jika Anda ingin menggambarkan seseorang yang tampak tidak berdaya dan tidak memiliki energi untuk bergerak, gunakanlah lethargic.
Secara tata bahasa, lethargic adalah kata sifat (adjective) yang dapat digunakan setelah kata kerja penghubung (linking verb) seperti feel, become, atau seem. Kata ini tidak memiliki bentuk jamak karena merupakan kata sifat, sehingga penggunaannya tetap konsisten terlepas dari jumlah subjek yang dijelaskan.
Meanings
Terpengaruh oleh letargi; kekurangan energi, antusiasme, atau kewaspadaan
He felt lethargic after a long flight and a poor night's sleep.
Dia merasa letargik setelah penerbangan panjang dan tidur malam yang buruk.