sorrow
sorrow merujuk pada perasaan tertekan yang mendalam yang disebabkan oleh kehilangan, kekecewaan, atau kemalangan lainnya. Kata ini memiliki nuansa yang lebih berat, puitis, dan sering kali bersifat jangka panjang dibandingkan dengan sadness. Jika sadness adalah istilah umum untuk rasa sedih yang bisa dipicu oleh hal kecil, sorrow biasanya dikaitkan dengan peristiwa tragis, seperti kematian orang terkasih atau penyesalan yang mendalam atas kesalahan di masa lalu.
Dalam bahasa Indonesia, sorrow paling tepat diterjemahkan sebagai "kesedihan" yang mendalam atau "duka". Perbedaan utamanya terletak pada intensitas emosionalnya; sorrow membawa beban emosi yang lebih kelam dan sering kali melibatkan proses berkabung.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
sadness: Merupakan istilah paling umum. Seseorang bisa merasa sad karena hujan atau film sedih, tetapi jarang menggunakan sorrow untuk hal-hal ringan tersebut. Contoh: I feel sad today (Saya merasa sedih hari ini) dibandingkan dengan His heart was filled with sorrow (Hatinya dipenuhi kesedihan).
grief: Meskipun sangat mirip dengan sorrow, grief lebih menekankan pada reaksi psikologis dan fisik yang intens segera setelah kehilangan seseorang. sorrow adalah perasaan sedih yang menetap, sedangkan grief adalah proses emosional yang meledak-ledak.
misery: Menekankan pada penderitaan yang ekstrem dan kondisi hidup yang sangat buruk, bukan sekadar perasaan sedih karena kehilangan.
Konteks Penggunaan dan Kolokasisorrow sering digunakan dalam konteks formal, sastra, atau religius. Kata ini jarang digunakan dalam percakapan santai sehari-hari. Beberapa frasa umum yang menggunakan kata ini meliputi:
deep sorrow (kesedihan yang mendalam)
express one's sorrow (menyatakan kesedihan/belasungkawa)
sorrow and pain (kesedihan dan kepedihan)
Secara tata bahasa, sorrow dapat berfungsi sebagai kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable) saat merujuk pada emosi secara umum, namun bisa menjadi kata benda yang dapat dihitung (countable) ketika merujuk pada peristiwa spesifik yang menyebabkan kesedihan tersebut.
Uncountable when describing the general emotion of grief. Countable when referring to specific instances of misfortune or the various burdens a person carries.
Meanings
Perasaan tertekan yang mendalam yang disebabkan oleh kehilangan, kekecewaan, atau kemalangan lainnya
She felt a wave of sorrow wash over her when she heard the news.
Dia merasakan gelombang kesedihan menyelimutinya saat mendengar kabar itu.