loss
/lɑs/
Kata ini membawa beban emosional yang berat, sering kali dikaitkan dengan rasa duka, kekurangan, atau kegagalan. Kata ini menggambarkan kekosongan yang tertinggal ketika sesuatu yang berharga—baik itu seseorang, sebuah benda, atau uang—telah hilang.
Dalam konteks keuangan, kata ini bersifat klinis dan objektif, yang mewakili saldo negatif. Dalam konteks pribadi, kata ini sangat subjektif dan penuh kesedihan, bergeser dari sekadar 'barang yang hilang' menjadi peristiwa yang mengubah hidup seperti kematian.
Berbeda dengan deficit (defisit), yang menyiratkan kekurangan secara matematis, loss (kehilangan/kerugian) lebih menekankan pada tindakan pernah memiliki sesuatu dan kemudian kehilangannya.
Uncountable when describing the general state of grief or a decrease in quantity ('a sense of loss', 'loss of appetite'). Countable when referring to specific financial deficits or individual deaths ('the company incurred three major losses this year', 'the war resulted in heavy losses of life').
Meanings
keadaan tidak lagi memiliki sesuatu atau seseorang; tindakan kehilangan sesuatu
"The company reported a significant loss of revenue this quarter."
Perusahaan melaporkan kehilangan pendapatan yang signifikan pada kuartal ini.
kematian seseorang, terutama anggota keluarga atau teman
"We were deeply saddened by the loss of his grandfather."
Kami sangat sedih atas kematian kakeknya.
jumlah uang yang hilang oleh bisnis atau individu; lawan dari keuntungan
"The investor suffered a heavy loss after the stock market crashed."
Investor tersebut menderita kerugian besar setelah pasar saham jatuh.