bereavement
bereavement merujuk pada keadaan psikologis dan situasi sosial ketika seseorang kehilangan orang terdekat karena kematian. Kata ini memiliki nuansa yang sangat formal dan berat, lebih menekankan pada status "kehilangan" itu sendiri daripada sekadar perasaan sedih. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "duka" atau "kehilangan", namun cakupannya lebih luas karena mencakup seluruh pengalaman kehilangan tersebut.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Terkait
Sangat penting untuk membedakan bereavement dengan grief dan mourning agar tidak terjadi kesalahan penggunaan:
bereavement adalah peristiwa atau fakta objektif bahwa seseorang telah kehilangan orang terperinci (status kehilangan).
grief adalah reaksi emosional internal, yaitu rasa sedih yang mendalam dan rasa sakit hati yang dirasakan secara pribadi.
mourning adalah ekspresi eksternal dari kesedihan tersebut, seperti mengenakan pakaian hitam atau mengadakan upacara pemakaman (proses berkabung).
Sebagai contoh, seseorang berada dalam keadaan bereavement (kehilangan), merasakan grief (kesedihan), dan melakukan mourning (berkabung).
Konteks Penggunaan Praktis
Kata ini sangat umum ditemukan dalam konteks formal, medis, atau hukum, terutama terkait dengan hak-hak karyawan atau dukungan psikologis. Salah satu istilah yang paling sering muncul adalah bereavement leave, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai "cuti duka".
Benar: bereavement leave (cuti duka)
Salah: Menggunakan bereavement untuk menggambarkan kehilangan benda mati, seperti bereavement of a wallet (kehilangan dompet). Kata ini hanya digunakan untuk kematian manusia atau hewan peliharaan yang sangat dicintai.
Meanings
Keadaan kehilangan orang yang dicintai karena kematian
"The company offers a three-day leave for bereavement."
Perusahaan memberikan cuti tiga hari untuk masa duka cita.