empathy
empathy merujuk pada kemampuan psikologis untuk benar-benar merasakan apa yang dirasakan orang lain, seolah-olah Anda berada di posisi mereka. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai empati. Penting untuk membedakan empathy dengan sympathy (simpati), karena keduanya sering tertukar oleh pembelajar bahasa Inggris.
Perbedaan Nuansa dengan Simpatiempathy melibatkan pemahaman mendalam dan berbagi perasaan secara emosional. Jika seseorang merasa empathy, mereka tidak hanya merasa kasihan, tetapi ikut merasakan kepedihan atau kegembiraan tersebut. Sebaliknya, sympathy lebih bersifat pengakuan atas penderitaan orang lain tanpa harus merasakannya secara pribadi. Simpati lebih cenderung berupa rasa kasihan atau keprihatinan dari jarak jauh.
Contoh empathy: "Saya bisa merasakan kepedihanmu karena saya pernah mengalami hal yang sama" (merasakan bersama).
Contoh sympathy: "Saya turut berduka cita atas kehilanganmu" (merasa kasihan/prihatin).
Konteks Penggunaan
Kata ini sering digunakan dalam konteks psikologi, konseling, dan hubungan antarmanusia. empathy dianggap sebagai keterampilan sosial yang positif yang memungkinkan seseorang membangun koneksi yang lebih kuat dengan orang lain. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini bisa berfungsi sebagai kata benda (empathy) atau kata kerja (empathize).
Penggunaan benar: show empathy (menunjukkan empati) atau have empathy for someone (memiliki empati terhadap seseorang).
Secara tata bahasa, empathy adalah kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak.
Meanings
Kemampuan untuk memahami dan berbagi perasaan orang lain dengan membayangkan bagaimana rasanya berada dalam situasi mereka
Her empathy for the refugees was evident in her tireless volunteer work.
Empatinya terhadap para pengungsi terlihat jelas dalam kerja sukarelanya yang tak kenal lelah.