sob
Kata sob menggambarkan jenis tangisan yang sangat spesifik, yaitu menangis dengan napas yang terputus-putus, tersendat, atau terengah-engah. Dalam bahasa Indonesia, ini paling tepat diterjemahkan sebagai "tersedu-sedu". Perbedaan utamanya dengan cry adalah bahwa cry adalah istilah umum untuk menangis, sedangkan sob menekankan pada aspek fisik dari tangisan tersebut—suara isakan yang keras dan kesulitan bernapas karena emosi yang meluap.
Nuansa Penggunaansob sering kali dikaitkan dengan kesedihan yang mendalam, keputusasaan, atau rasa sakit yang luar biasa. Jika seseorang hanya mengeluarkan air mata tanpa suara atau isakan, kata sob tidak tepat digunakan. Kata ini memberikan gambaran visual dan auditori tentang seseorang yang terguncang secara emosional.
Contoh penggunaan yang tepat: She sobbed uncontrollably (Dia menangis tersedu-sedu tak terkendali).
Perbandingan dengan weep: weep cenderung lebih formal dan sering kali menggambarkan tangisan yang lebih tenang atau berlangsung lama, sementara sob lebih menekankan pada reaksi fisik yang intens dan berisik.
Konteks Gramatikal
Kata ini dapat berfungsi sebagai kata kerja (verb) untuk menggambarkan tindakan menangis, maupun sebagai kata benda (noun) untuk merujuk pada suara isakan itu sendiri. Sebagai kata benda, sob biasanya bersifat dapat dihitung (countable), sehingga bisa digunakan dalam bentuk jamak jika terdapat beberapa isakan yang terpisah.
Meanings
Menangis dengan suara keras sambil mengambil napas pendek dan tiba-tiba
The child began to sob uncontrollably after losing his toy.
Anak itu mulai tersedu-sedu tak terkendali setelah kehilangan mainannya.
Mengatakan sesuatu sambil menangis dan terengah-engah mencari napas
She sobbed an apology through her tears.
Dia mengucapkan permintaan maaf dengan tersedu-sedu di sela air matanya.
Hembusan napas yang keras dan kejang yang biasanya dikaitkan dengan tangisan
A single, heavy sob escaped her lips as she read the letter.
Satu isakan berat keluar dari bibirnya saat dia membaca surat itu.