misappropriate
Kata misappropriate memiliki konotasi hukum yang kuat dan spesifik. Kata ini tidak sekadar berarti "menggunakan sesuatu dengan salah", melainkan merujuk pada tindakan mengambil dana atau aset yang dipercayakan kepada seseorang, lalu menggunakannya untuk kepentingan pribadi secara ilegal. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "menyalahgunakan" atau "menggelapkan", terutama dalam konteks keuangan atau administrasi.
Berbeda dengan steal yang bersifat umum dan bisa terjadi melalui pencurian fisik secara langsung, misappropriate biasanya melibatkan pelanggaran kepercayaan (breach of trust). Pelaku biasanya sudah memiliki akses legal terhadap aset tersebut (misalnya seorang bendahara atau manajer), namun kemudian menggunakan akses tersebut untuk tujuan yang tidak sah.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
misappropriate vs steal: steal adalah istilah umum untuk mencuri apa pun. Sementara misappropriate lebih spesifik pada penyalahgunaan dana atau properti yang seharusnya dikelola untuk orang lain atau organisasi.
misappropriate vs embezzle: Kedua kata ini sangat mirip dan sering digunakan secara bergantian. Namun, embezzle biasanya lebih spesifik pada pencurian uang oleh seseorang yang memiliki posisi otoritas keuangan, sedangkan misappropriate bisa mencakup aset non-tunai seperti peralatan kantor atau properti intelektual.
Konteks Penggunaan dan Kesalahan Umum
Pengguna bahasa Indonesia sering kali terjebak menggunakan kata misuse untuk situasi ini. Perlu diingat bahwa misuse hanya berarti menggunakan sesuatu dengan cara yang salah atau tidak tepat (misalnya menggunakan alat pemotong kertas untuk memotong kain), tetapi tidak selalu melibatkan unsur kriminal atau pencurian. Jika ada unsur penggelapan uang, gunakanlah misappropriate.
❌ Salah: He misused the company funds to buy a luxury car. (Ini terdengar seperti dia hanya salah mengalokasikan anggaran).
✅ Benar: He misappropriated the company funds to buy a luxury car. (Ini memperjelas bahwa dia mencuri uang perusahaan untuk kepentingan pribadi).
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata kerja transitif, sehingga harus selalu diikuti oleh objek yang disalahgunakan, seperti funds (dana), assets (aset), atau money (uang).
Meanings
Mengambil sesuatu secara tidak jujur atau ilegal, terutama uang, untuk kepentingan pribadi
The accountant was fired after he tried to misappropriate company funds for his personal debts.
Akuntan itu dipecat setelah dia mencoba menyalahgunakan dana perusahaan untuk utang pribadinya.