plunder
Kata plunder membawa konotasi pencurian yang dilakukan secara massal, kasar, dan biasanya terjadi dalam situasi kekacauan, seperti perang, pemberontakan, atau bencana alam. Berbeda dengan steal yang bersifat umum dan bisa dilakukan secara diam-diam, plunder menyiratkan aksi penjarahan terbuka yang melibatkan kekerasan atau pemaksaan terhadap populasi yang tidak berdaya.
Nuansa Penggunaan
Dalam bahasa Indonesia, plunder paling tepat diterjemahkan sebagai "menjarah". Kata ini tidak hanya merujuk pada tindakan mencuri, tetapi juga pada proses pengosongan harta benda dari suatu wilayah atau bangunan secara paksa. Jika loot sering digunakan untuk pencurian barang-barang kecil di toko saat kerusuhan, plunder sering kali memiliki skala yang lebih besar dan terorganisir, seperti serangan militer terhadap kota.
Contoh penggunaan yang tepat: The invading army plundered the village (Tentara penyerbu menjarah desa tersebut).
Perbandingan dengan steal: Menggunakan steal untuk penjarahan perang akan terasa terlalu lemah karena tidak menggambarkan skala kehancuran dan kekerasan yang terjadi.
Bentuk Kata
Kata ini dapat berfungsi sebagai kata kerja (tindakan menjarah) maupun kata benda (barang hasil jarahan). Sebagai kata benda, plunder merujuk pada akumulasi harta benda yang dicuri, mirip dengan istilah "harta rampasan perang".
Contoh sebagai kata benda: They divided the plunder among themselves (Mereka membagi jarahan tersebut di antara mereka sendiri).
Meanings
Mencuri barang-barang dari suatu tempat, biasanya selama masa perang atau kekacauan sipil
"The invading army proceeded to plunder the village of its remaining livestock."
Tentara penyerbu melanjutkan aksi menjarah ternak yang tersisa di desa tersebut.
Melakukan tindakan pencurian barang-barang dengan paksa, terutama selama perang
"The soldiers were ordered to plunder until the city was completely stripped of wealth."
Para prajurit diperintahkan untuk menjarah sampai kota itu benar-benar terkuras kekayaannya.
Barang-barang atau benda berharga yang dicuri dengan paksa, terutama selama perang atau kerusuhan
"The pirates divided the plunder equally among the crew after the raid."
Para bajak laut membagi jarahan secara merata di antara awak kapal setelah serangan tersebut.
Tindakan mencuri barang-barang dengan paksa selama konflik atau bencana
"The sheer scale of the plunder during the revolution left the capital in ruins."
Skala penjarahan yang sangat besar selama revolusi meninggalkan ibu kota dalam keadaan hancur.