intolerance
Kata intolerance memiliki dua dimensi makna yang sangat berbeda, yaitu dimensi sosial-psikologis dan dimensi medis. Dalam konteks sosial, kata ini merujuk pada sikap tidak toleran atau penolakan terhadap perbedaan keyakinan, ras, atau pendapat. Sementara dalam konteks medis, kata ini merujuk pada reaksi negatif tubuh terhadap zat tertentu, seperti makanan atau obat-obatan.
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Dalam penggunaan sehari-hari, penting untuk membedakan antara intolerance dan allergy dalam konteks kesehatan. Meskipun keduanya menyebabkan reaksi buruk, allergy melibatkan sistem kekebalan tubuh yang bereaksi secara ekstrem dan bisa berakibat fatal, sedangkan intolerance biasanya berkaitan dengan kegagalan sistem pencernaan dalam memproses suatu zat (misalnya kekurangan enzim).
Contoh penggunaan medis: lactose intolerance (intoleransi laktosa).
Contoh penggunaan sosial: religious intolerance (intoleransi beragama).
Perbandingan dengan Istilah Serupa
Dalam bahasa Inggris, intolerance sering dikontraskan dengan tolerance. Namun, perlu diperhatikan bahwa tolerance dalam konteks medis bisa berarti "toleransi obat", yaitu kondisi di mana tubuh menjadi terbiasa dengan obat sehingga dosis yang lebih tinggi diperlukan untuk mencapai efek yang sama. Hal ini berbeda dengan intolerance yang berarti tubuh justru tidak bisa menerima zat tersebut sejak awal.
Selain itu, dalam konteks sosial, intolerance memiliki konotasi yang jauh lebih negatif dan aktif dibandingkan dengan sekadar disagreement (ketidaksetujuan). Intolerance menyiratkan adanya kebencian atau keinginan untuk menekan perbedaan tersebut.
Catatan Tata Bahasa
Kata ini merupakan kata benda tidak terhitung (uncountable noun) ketika merujuk pada sikap atau kondisi medis secara umum. Namun, dalam laporan medis yang spesifik, terkadang dapat digunakan sebagai kata benda terhitung untuk merujuk pada jenis-jenis intoleransi yang berbeda.
Benar: Intolerance is a serious social issue. (Intoleransi adalah masalah sosial yang serius.)
Benar: She suffers from a food intolerance. (Dia menderita suatu intoleransi makanan.)
Countable when referring to specific types of restricted reactions, such as a gluten intolerance. Uncountable when describing the general social attitude of bigotry and narrow-mindedness.
Meanings
Ketidaksediaan untuk menerima pandangan, keyakinan, atau perilaku yang berbeda dari milik sendiri
His religious intolerance led to frequent arguments with his neighbors.
Intoleransi beragamanya menyebabkan sering terjadi pertengkaran dengan tetangganya.
Ketidakmampuan tubuh untuk mencerna makanan atau zat tertentu
She has a severe lactose intolerance that prevents her from drinking milk.
Dia memiliki intoleransi laktosa parah yang membuatnya tidak bisa minum susu.