bigot
Kata bigot memiliki konotasi yang sangat negatif dan kuat. Kata ini tidak sekadar menggambarkan seseorang yang memiliki opini kuat, tetapi merujuk pada seseorang yang tidak toleran dan menutup diri dari ide atau keyakinan orang lain. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "orang fanatik" atau "orang yang intoleran", namun bigot lebih menekankan pada kebencian atau prasangka buruk terhadap kelompok tertentu (seperti ras, agama, atau orientasi seksual).
Nuansa Makna dan Perbandingan
Sangat penting untuk membedakan bigot dengan kata lain yang memiliki kemiripan makna. Misalnya, kata fanatic cenderung merujuk pada semangat yang berlebihan atau obsesi terhadap sesuatu (yang bisa jadi positif atau netral), sedangkan bigot selalu bersifat negatif karena melibatkan ketidaktoleranan dan prasangka.
fanatic: Seseorang yang sangat antusias (misalnya, penggemar berat musik).
bigot: Seseorang yang membenci orang lain karena perbedaan keyakinan.
Konteks Penggunaan dan Kesalahan Umum
Pengguna bahasa Indonesia sering kali terjebak menggunakan kata "fanatik" untuk segala situasi. Namun, dalam bahasa Inggris, jika Anda ingin mengkritik seseorang karena sikap rasis atau diskriminatif, gunakanlah bigot. Menggunakan kata fanatic dalam konteks diskriminasi mungkin terasa kurang tepat atau terlalu ringan.
Benar: He is a bigot who refuses to hire people of a different faith. (Dia adalah orang fanatik yang menolak mempekerjakan orang dengan keyakinan berbeda.)
Kurang Tepat: He is a fanatic who refuses to hire people... (Konteks ini lebih mengarah pada kebencian/intoleransi, sehingga bigot adalah pilihan kata yang lebih akurat.)
Secara tata bahasa, bigot adalah kata benda terhitung (countable noun). Anda bisa menggunakan artikel a atau an di depannya, atau mengubahnya menjadi bentuk jamak bigots jika merujuk pada sekelompok orang.
Meanings
Seseorang yang secara keras kepala atau tidak masuk akal berpegang teguh pada suatu keyakinan, opini, atau faksi, terutama mereka yang memiliki prasangka terhadap atau tidak toleran terhadap orang-orang dengan pandangan yang berbeda
He was labeled a bigot after making several derogatory comments about immigrants.
Dia dicap sebagai orang fanatik setelah membuat beberapa komentar menghina tentang imigran.