delinquent
Kata delinquent memiliki dua nuansa makna yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya, yaitu konteks finansial dan konteks perilaku sosial. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan kedua penggunaan ini agar tidak terjadi kesalahan dalam penerjemahan atau penggunaan kalimat.
Nuansa Makna Finansial dan Perilaku
Dalam konteks keuangan, delinquent digunakan untuk menggambarkan status pembayaran yang terlambat atau gagal bayar. Kata ini bersifat teknis dan formal, sering ditemukan dalam dokumen perbankan atau hukum. Contohnya, delinquent loan berarti pinjaman yang menunggak. Dalam konteks ini, kata tersebut tidak merujuk pada karakter seseorang, melainkan pada status akun atau kewajiban finansial yang tidak terpenuhi.
Di sisi lain, dalam konteks sosial, delinquent merujuk pada perilaku menyimpang, khususnya yang dilakukan oleh remaja. Istilah juvenile delinquent adalah istilah standar untuk menyebut pelaku kenakalan remaja. Berbeda dengan kata criminal yang memiliki konotasi kejahatan berat dan dewasa, delinquent lebih menekankan pada pelanggaran aturan atau hukum ringan yang dilakukan oleh anak di bawah umur.
Perbandingan dengan Kata Serupa
Sangat penting untuk membedakan delinquent dengan kata negligent. Meskipun keduanya berkaitan dengan kegagalan dalam melakukan sesuatu, negligent (lalai) merujuk pada kurangnya perhatian atau kecerobohan yang menyebabkan kerugian, sedangkan delinquent lebih spesifik pada kegagalan memenuhi kewajiban hukum atau finansial yang sudah ditentukan waktunya.
❌ He was delinquent in his duties (Kurang tepat jika maksudnya adalah ceroboh; gunakan negligent).
✅ The account is delinquent (Tepat untuk menyatakan akun yang menunggak pembayaran).
✅ A delinquent teenager (Tepat untuk menggambarkan remaja yang melakukan kenakalan).
Catatan Tata Bahasa
Kata ini dapat berfungsi sebagai kata sifat (adjective) untuk menerangkan benda atau orang, maupun sebagai kata benda (noun) untuk merujuk pada orang yang melakukan pelanggaran tersebut. Perhatikan bahwa dalam bahasa Inggris, penggunaan delinquent sebagai kata benda hampir selalu merujuk pada pelaku kenakalan remaja, bukan pada orang yang menunggak utang.
Countable when referring to a specific individual who commits crimes. Uncountable when describing the general state of being overdue on a payment.
Meanings
Gagal dalam menjalankan kewajiban atau gagal membayar utang tepat waktu
The company has several delinquent accounts.
Perusahaan tersebut memiliki beberapa akun yang menunggak.
Seseorang, biasanya anak muda, yang secara teratur melakukan tindak kriminal ringan
The judge ordered the delinquent to attend community service.
Hakim memerintahkan pelaku kenakalan remaja tersebut untuk mengikuti layanan masyarakat.