obedient
Kata obedient digunakan untuk menggambarkan seseorang atau hewan yang bersedia mengikuti perintah, aturan, atau permintaan tanpa membantah. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "patuh" atau "penurut". Nuansanya cenderung positif ketika berkaitan dengan disiplin atau kesetiaan, namun bisa menjadi negatif jika menyiratkan kepatuhan buta tanpa pemikiran kritis.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Terkait
Penting untuk membedakan obedient dengan kata lain yang memiliki makna serupa namun konteks berbeda:
compliant cenderung merujuk pada sikap yang mengikuti aturan atau standar tertentu agar tidak terjadi konflik, atau dalam konteks medis/teknis berarti memenuhi spesifikasi. Sementara obedient lebih menekankan pada hubungan antara atasan dan bawahan atau pemilik dan hewan peliharaan.
submissive memiliki konotasi yang lebih kuat terhadap penyerahan diri atau ketundukan karena rasa takut atau kurangnya kekuatan, sehingga sering kali dianggap kurang positif dibandingkan obedient.
Konteks Penggunaan dan Contoh
Dalam penggunaan sehari-hari, obedient sangat umum digunakan untuk mendeskripsikan perilaku anak-anak atau hewan peliharaan. Contohnya:
Benar: The dog is very obedient (Anjing itu sangat patuh).
Benar: An obedient child (Anak yang penurut).
Secara tata bahasa, obedient adalah kata sifat (adjective) yang biasanya diikuti oleh preposisi to untuk menunjukkan kepada siapa kepatuhan tersebut diberikan, misalnya obedient to his parents (patuh kepada orang tuanya).
Meanings
Menuruti perintah, permintaan, atau aturan dari orang yang memiliki wewenang
The dog is very obedient and sits whenever told.
Anjing itu sangat patuh dan duduk kapan pun diperintahkan.
Mengikuti serangkaian hukum, prinsip, atau kode etik agama tertentu
They remained obedient to the ancient traditions of their ancestors.
Mereka tetap taat pada tradisi kuno nenek moyang mereka.