D
Dicread
HomeDictionarySslackness

slackness

kekenduran / kelalaian / kelesuan
Noun

Kata slackness memiliki beberapa nuansa makna yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya, sehingga pembelajar bahasa Inggris harus berhati-hati dalam memilih padanan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia.

Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan

Dalam konteks fisik, slackness merujuk pada kondisi benda yang tidak tegang atau longgar, seperti tali atau kabel. Dalam bahasa Indonesia, ini diterjemahkan sebagai kekenduran. Contohnya, jika sebuah tali kapal tidak ditarik kencang, kondisi tersebut disebut sebagai slackness.

Dalam konteks perilaku atau kinerja, slackness menggambarkan kurangnya disiplin, kemalasan, atau ketidaktelitian. Hal ini diterjemahkan sebagai kelalaian. Kata ini sering digunakan untuk mengkritik seseorang yang tidak memberikan upaya maksimal dalam pekerjaannya. Perlu diperhatikan bahwa slackness dalam konteks ini memiliki konotasi negatif yang lebih kuat daripada sekadar laziness (kemalasan), karena menyiratkan adanya standar yang seharusnya dipenuhi namun diabaikan.

Dalam konteks ekonomi atau bisnis, slackness merujuk pada penurunan aktivitas, permintaan, atau produktivitas. Dalam bahasa Indonesia, istilah yang paling tepat adalah kelesuan. Ini sering digunakan untuk menggambarkan periode di mana pasar sedang tidak bergairah atau produksi melambat.

Perbandingan dengan Kata Serupa

Sangat penting untuk membedakan slackness dengan kata-kata yang memiliki makna beririsan:

slackness vs looseness: Meskipun keduanya bisa berarti longgar, looseness lebih merujuk pada ukuran atau kecocokan (seperti pakaian yang terlalu besar), sedangkan slackness lebih merujuk pada hilangnya tegangan (seperti tali yang kendur).
slackness vs negligence: Dalam konteks kelalaian, negligence biasanya digunakan dalam istilah hukum untuk kegagalan menjalankan kewajiban yang menyebabkan kerugian, sementara slackness lebih merujuk pada sikap kurang tekun atau kurang semangat dalam bekerja.

Kekeliruan Umum bagi Penutur Bahasa Indonesia

Penutur bahasa Indonesia sering kali hanya menerjemahkan slackness sebagai "kelonggaran". Namun, penggunaan kata "kelonggaran" dalam bahasa Indonesia bisa bermakna positif (seperti fleksibilitas atau kemudahan), sedangkan slackness hampir selalu membawa konotasi netral (fisik) atau negatif (perilaku/ekonomi). Oleh karena itu, hindari menggunakan kata "kelonggaran" jika konteksnya adalah kritik terhadap kinerja seseorang; gunakanlah kata kelalaian.

Salah: The manager complained about the slackness of the staff. (Manajer mengeluh tentang kelonggaran staf) — Ini terdengar seolah manajer mengeluh karena staf diberi terlalu banyak kemudahan.
Benar: The manager complained about the slackness of the staff. (Manajer mengeluh tentang kelalaian staf) — Ini dengan tepat menunjukkan bahwa staf bekerja dengan tidak tekun.

Meanings

Nounkekenduran

Kualitas menjadi longgar atau tidak tegang

The slackness of the rope allowed the boat to drift slightly.

Kekenduran tali itu membuat perahu sedikit hanyut.

Nounkelalaian

Kurangnya ketekunan, upaya, atau ketegasan dalam kinerja atau perilaku

The project failed due to the general slackness of the management team.

Proyek tersebut gagal karena kelalaian umum dari tim manajemen.

Nounkelesuan

Periode penurunan aktivitas atau permintaan dalam bisnis atau perdagangan

The company struggled to survive the seasonal slackness of the winter months.

Perusahaan tersebut berjuang untuk bertahan menghadapi kelesuan musiman pada bulan-bulan musim dingin.

Related Words

Last Updated: May 2026Report an Error