ruin
Kata ruin membawa konotasi kehancuran yang bersifat permanen atau sangat parah. Saat digunakan sebagai kata kerja, ruin tidak sekadar berarti merusak secara fisik, tetapi juga merusak nilai, kualitas, atau reputasi seseorang sehingga tidak bisa dikembalikan seperti semula. Hal ini berbeda dengan damage yang biasanya merujuk pada kerusakan yang mungkin masih bisa diperbaiki.
Nuansa Penggunaan
Dalam konteks finansial, ruin sering digunakan untuk menggambarkan kondisi kebangkrutan total. Sementara dalam konteks sosial, kata ini merujuk pada hancurnya nama baik atau status sosial. Secara fisik, ketika ruin digunakan sebagai kata benda, ia sering merujuk pada sisa-sisa bangunan kuno yang sudah runtuh namun masih memiliki nilai sejarah.
Contoh penggunaan tepat: The scandal ruined his career (Skandal itu menghancurkan kariernya) — di sini, kariernya tidak hanya terganggu, tetapi benar-benar berakhir.
Contoh penggunaan tepat: The ruins of Pompeii (Reruntuhan Pompeii) — merujuk pada sisa bangunan fisik yang telah hancur dimakan waktu.
Perbedaan dengan Kata Serupa
Pengguna bahasa Indonesia perlu berhati-hati agar tidak tertukar antara ruin dengan spoil. Meskipun keduanya bisa diterjemahkan sebagai "merusak", spoil biasanya digunakan untuk hal-hal yang lebih ringan atau spesifik, seperti makanan yang basi atau memanjakan anak secara berlebihan. Sebaliknya, ruin jauh lebih berat dan bersifat fatal.
❌ The rain spoiled my life (Kurang tepat jika maksudnya adalah kehancuran total hidup seseorang).
✅ The bankruptcy ruined his life (Tepat, karena kebangkrutan menyebabkan kehancuran total).
Secara tata bahasa, ruin dapat berfungsi sebagai kata kerja transitif maupun kata benda. Sebagai kata benda, bentuk jamak ruins hampir selalu merujuk pada reruntuhan bangunan fisik.
Meanings
Menghancurkan atau merusak sesuatu dengan sangat parah sehingga tidak dapat diperbaiki atau tidak lagi berfungsi
"The heavy rains threatened to ruin the entire harvest."
Hujan lebat mengancam akan merusak seluruh hasil panen.
Menyebabkan seseorang kehilangan semua uangnya atau mengalami kehilangan reputasi dan status secara total
"A series of bad investments eventually ruined the businessman."
Serangkaian investasi buruk akhirnya membuat pengusaha itu bangkrut.
Sisa-sisa fisik dari sebuah bangunan atau struktur lain yang telah melapuk atau hancur seiring berjalannya waktu
"They spent the afternoon exploring the ancient Roman ruins in the valley."
Mereka menghabiskan sore hari dengan menjelajahi reruntuhan Romawi kuno di lembah tersebut.
Keadaan hancur, melapuk, atau bangkrut sepenuhnya
"The once grand estate had fallen into a state of total ruin."
Perkebunan yang dulunya megah itu telah jatuh ke dalam keadaan kehancuran total.
Penyebab kejatuhan atau kegagalan seseorang
"His pride and arrogance proved to be his ultimate ruin."
Kesombongan dan keangkuhannya terbukti menjadi penyebab kejatuhannya.