failure
Kata ini membawa beban emosional yang berat, sering kali berfluktuasi antara deskripsi teknis yang netral (seperti kerusakan mekanis) dan rasa ketidakmampuan atau rasa malu yang sangat pribadi.
Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan sebagai penilaian karakter yang keras. Menyebut seseorang sebagai orang gagal mengalihkan fokus dari peristiwa tertentu ke seluruh identitas mereka, sehingga terasa jauh lebih agresif daripada mengatakan bahwa mereka gagal dalam suatu tugas.
Ketika diterapkan pada sistem atau organ, istilah ini bersifat klinis dan objektif, yang menunjukkan keruntuhan total fungsi dan bukan sekadar kesalahan. Dalam konteks hukum atau formal, kata ini menggambarkan pelanggaran kewajiban—sebuah kekosongan di mana seharusnya ada suatu tindakan.
Countable when referring to a specific unsuccessful attempt ('The project was a failure') or a person who hasn't succeeded ('He felt like a failure'). Uncountable when referring to the general state of not succeeding ('Failure is part of learning') or the act of neglecting a duty ('His failure to pay the bill').
Meanings
Ketiadaan keberhasilan dalam mencapai suatu tujuan atau hasil yang diinginkan
"The mission was a complete failure due to poor planning."
Misi tersebut merupakan kegagalan total karena perencanaan yang buruk.
Pengabaian terhadap tindakan atau tugas yang diharapkan; suatu kelalaian
"His failure to report the accident led to legal complications."
Kelalaiannya dalam melaporkan kecelakaan tersebut menyebabkan komplikasi hukum.
Berhentinya fungsi yang benar, terutama pada bagian mekanis atau organ biologis
"The aircraft suffered a total engine failure mid-flight."
Pesawat tersebut mengalami kerusakan mesin total di tengah penerbangan.
Seseorang atau sesuatu yang tidak berhasil
"He felt like a failure after losing his job for the third time."
Dia merasa seperti orang gagal setelah kehilangan pekerjaannya untuk ketiga kali.