D
Dicread
HomeDictionaryBblight

blight

penyakit hawar, perusak, merusak, layu

/blaɪt/

Transitive VerbIntransitive Verb[C/U] Both
past: blightedpp: blighteding: blighting

Kata blight memiliki nuansa makna yang sangat spesifik, mulai dari konteks biologis hingga metaforis. Dalam arti harfiah, kata ini merujuk pada penyakit tanaman yang menghancurkan, seperti penyakit hawar. Namun, bagi pembelajar bahasa Inggris, tantangan utamanya adalah memahami penggunaan blight sebagai kata benda dan kata kerja dalam konteks sosial atau personal. Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan Secara semantik, blight membawa konotasi kerusakan yang bersifat sistemik atau menyeluruh. Ketika digunakan sebagai kata benda untuk menggambarkan lingkungan perkotaan, blight tidak sekadar berarti "kotor", melainkan merujuk pada kondisi kemunduran kawasan yang parah, seperti banyaknya bangunan terbengkalai yang merusak estetika dan nilai ekonomi suatu daerah. Dalam konteks abstrak atau personal, blight digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menghalangi kebahagiaan atau pertumbuhan seseorang. Perbedaan utama antara blight dengan damage adalah bahwa blight menyiratkan proses pembusukan atau penghancuran yang perlahan namun mematikan, mirip dengan bagaimana penyakit tanaman bekerja. Contoh penggunaan tepat: The poverty in the inner city is a blight on the community (Kemiskinan di pusat kota menjadi perusak bagi komunitas tersebut). Contoh penggunaan kurang tepat: Menggunakan blight untuk kerusakan fisik kecil, seperti The scratch on the car is a blight (Goresan pada mobil itu adalah perusak). Dalam kasus ini, kata blemish atau scratch lebih tepat. Perbandingan dengan Kata Serupa Penting untuk membedakan blight dari beberapa kata yang memiliki makna tumpang tindih dalam bahasa Indonesia: Blight vs Curse: Meskipun keduanya bisa diterjemahkan sebagai "kutukan" atau "malapetaka" dalam konteks kiasan, curse lebih bersifat supernatural atau nasib buruk, sedangkan blight lebih menekankan pada efek kerusakan yang terlihat dan menghambat pertumbuhan. Blight vs Plague: Plague biasanya merujuk pada wabah penyakit yang menyerang populasi besar secara cepat, sementara blight lebih spesifik pada kerusakan jaringan (terutama tanaman) atau kondisi lingkungan yang memburuk secara bertahap. Karakteristik Gramatikal Kata ini sangat fleksibel karena dapat berfungsi sebagai kata benda (noun) maupun kata kerja (verb). Sebagai kata benda, ia sering muncul dalam frasa seperti urban blight (kemunduran kawasan perkotaan). Sebagai kata kerja, ia digunakan untuk menunjukkan tindakan merusak atau menghancurkan potensi masa depan seseorang atau sesuatu.

Countable when referring to a specific ruined building or an individual instance of damage ('the city is dotted with urban blights'). Uncountable when referring to the biological plant disease itself ('the potato blight swept through the fields').

Meanings

Nounpenyakit hawar

Penyakit tanaman, biasanya disebabkan oleh jamur, yang menyebabkan daun atau batang cepat berubah menjadi cokelat dan mati

"The potato blight led to a catastrophic famine in Ireland."

Penyakit hawar kentang menyebabkan kelaparan yang katastropik di Irlandia.

Nounperusak

Sesuatu yang merusak atau memperburuk hal lain; kondisi kemunduran kawasan perkotaan

"The abandoned warehouse was a blight on the otherwise beautiful neighborhood."

Gudang yang terbengkalai itu menjadi perusak bagi lingkungan sekitar yang seharusnya indah.

Transitive Verbmerusak

Merusak, membahayakan, atau menghancurkan sesuatu, sering kali dengan cara yang menghambat pertumbuhan atau kebahagiaan

"His career was blighted by a series of unfortunate scandals."

Kariernya rusak oleh serangkaian skandal yang tidak menguntungkan.

Intransitive Verblayu

Terkena penyakit hawar; menjadi layu atau membusuk

"The crops began to blight under the oppressive humidity of the valley."

Tanaman pangan mulai layu di bawah kelembapan lembah yang menyesakkan.

Related Words

Last Updated: June 9, 2026Report an Error