Calvinism
calvinism merujuk pada sistem teologi Kristen yang sangat spesifik, yang berakar pada ajaran John Calvin. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini diterjemahkan sebagai kalvinisme. Nuansa utama dari kata ini adalah penekanan pada kedaulatan mutlak Tuhan atas segala sesuatu, termasuk konsep predestinasi—keyakinan bahwa Tuhan telah menentukan sebelumnya siapa yang akan selamat dan siapa yang tidak.
Berbeda dengan denominasi Kristen lainnya, calvinism sering kali dikaitkan dengan etos kerja yang disiplin dan gaya hidup yang sederhana, yang dalam sosiologi sering disebut sebagai "etika Protestan". Oleh karena itu, penggunaan kata ini tidak hanya merujuk pada dogma agama, tetapi juga dapat merujuk pada pengaruh budaya dan sosial yang dihasilkan dari ajaran tersebut.
Perbedaan Konseptual dengan Teologi Lain
Penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk membedakan calvinism dari armenianism. Sementara calvinism menekankan kedaulatan Tuhan dan predestinasi, armenianism lebih menekankan pada kehendak bebas manusia dalam menerima keselamatan. Meskipun keduanya berada dalam payung Protestan, perbedaan teologis ini sangat mendasar.
Contoh penggunaan tepat: The influence of calvinism is evident in the early governance of Geneva. (Pengaruh kalvinisme terlihat jelas dalam pemerintahan awal Jenewa.)
Konteks Penggunaan dan Istilah Terkait
Dalam diskusi akademis atau sejarah, calvinism sering muncul bersamaan dengan istilah Reformed tradition (tradisi Reformed). Meskipun sering digunakan secara bergantian, calvinism cenderung merujuk pada doktrin spesifik, sedangkan Reformed merujuk pada gereja atau tradisi yang lebih luas yang mengadopsi ajaran tersebut.
Secara tata bahasa, calvinism adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun) karena merujuk pada sebuah sistem kepercayaan atau ideologi. Kata sifat yang terkait adalah calvinist, yang digunakan untuk mendeskripsikan orang atau praktik yang mengikuti ajaran ini.
Contoh penggunaan kata sifat: He holds a strictly calvinist view of providence. (Dia memegang pandangan kalvinisme yang ketat mengenai pemeliharaan Tuhan.)
Meanings
Sistem teologi Kristen berdasarkan ajaran John Calvin, yang menekankan kedaulatan Tuhan dan doktrin predestinasi
The historical spread of Calvinism significantly influenced the social and political structures of Scotland and Geneva.
Penyebaran sejarah kalvinisme secara signifikan memengaruhi struktur sosial dan politik Skotlandia dan Jenewa.