brusque
Kata brusque digunakan untuk menggambarkan gaya komunikasi yang sangat singkat, lugas, dan cenderung kasar. Nuansa utamanya bukan sekadar efisiensi dalam berbicara, melainkan adanya kesan kurang sopan atau tidak ramah yang membuat lawan bicara merasa tidak nyaman atau tersinggung. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "ketus".
Berbeda dengan concise yang berarti singkat dan padat namun tetap positif atau profesional, brusque membawa konotasi negatif. Seseorang yang brusque biasanya memotong pembicaraan atau memberikan jawaban satu kata tanpa basa-basi yang diperlukan dalam norma sosial, sehingga terkesan tidak peduli atau marah.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
brusque vs curt: Kedua kata ini sangat mirip dan sering kali dapat saling menggantikan. Namun, curt lebih menekankan pada singkatnya jawaban yang terasa tidak sopan, sementara brusque mencakup perilaku atau sikap yang lebih luas, termasuk gerak-gerik yang kasar atau terburu-buru.
brusque vs blunt: Kata blunt merujuk pada kejujuran yang terlalu terang-terangan tanpa memikirkan perasaan orang lain (blak-blakan). Sementara itu, brusque lebih berfokus pada kecepatan dan singkatnya interaksi yang terasa kasar.
Contoh Penggunaan dan Kesalahan Umum
Pengguna bahasa Indonesia sering kali keliru menggunakan kata direct (langsung) untuk situasi yang sebenarnya brusque. Perlu diingat bahwa menjadi direct adalah hal yang netral atau bahkan positif dalam konteks profesional, sedangkan menjadi brusque hampir selalu dianggap negatif.
Benar: His brusque manner offended the clients. (Sikap ketusnya menyinggung para klien.)
Salah: Menggunakan brusque untuk memuji seseorang yang efisien dalam bekerja. Jika ingin memuji efisiensi, gunakanlah efficient atau concise.
Secara tata bahasa, brusque adalah kata sifat (adjective) yang biasanya diletakkan sebelum kata benda atau setelah kata kerja penghubung seperti be atau seem.
Meanings
Singkat atau tidak ramah dalam berbicara atau berperilaku, sering kali sampai dianggap kasar
His brusque response suggested he had no interest in continuing the conversation.
Tanggapannya yang ketus menunjukkan bahwa dia tidak tertarik untuk melanjutkan percakapan.