civility
civility merujuk pada perilaku sopan dan ramah yang biasanya didorong oleh norma sosial atau etika formal. Kata ini tidak sekadar berarti "sopan", tetapi lebih menekankan pada kepatuhan terhadap standar perilaku yang beradab dalam interaksi antarmanusia, terutama ketika berhadapan dengan orang yang tidak dikenal atau orang yang memiliki perbedaan pendapat.
Nuansa Makna dan Perbandingan
Dalam bahasa Inggris, terdapat perbedaan halus antara civility dengan politeness. Sementara politeness sering kali berkaitan dengan tata krama atau etiket spesifik (seperti mengucapkan "terima kasih"), civility memiliki cakupan yang lebih luas dan mendalam. civility adalah tentang pengakuan terhadap martabat orang lain dan menjaga perdamaian sosial agar komunikasi tetap berjalan meskipun ada konflik.
politeness: Lebih ke arah formalitas dan tata krama permukaan.
civility: Lebih ke arah sikap beradab dan penghormatan dasar terhadap sesama warga masyarakat.
Konteks Penggunaan
Kata ini sering digunakan dalam konteks formal, politik, atau sosiologi untuk menggambarkan bagaimana masyarakat seharusnya berinteraksi secara sehat. Misalnya, dalam frasa civility in public discourse, yang berarti menjaga kesantunan dalam diskusi publik agar tidak terjadi perpecahan.
Benar: Despite their political differences, they treated each other with civility. (Meskipun berbeda pandangan politik, mereka saling memperlakukan dengan kesopanan/keadaban).
Salah: Menggunakan civility untuk menggambarkan keramahan yang sangat akrab atau intim antara anggota keluarga, karena kata ini lebih cenderung merujuk pada standar perilaku sosial yang formal.
Catatan Tata Bahasacivility adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak memiliki bentuk jamak. Kata ini biasanya dipasangkan dengan kata kerja seperti treat with (memperlakukan dengan) atau maintain (menjaga).
Meanings
Perilaku yang sopan dan santun dalam interaksi sosial
The two opposing politicians treated each other with civility during the debate.
Kedua politikus yang berlawanan itu saling memperlakukan satu sama lain dengan kesopanan selama debat.
Kualitas menjadi beradab atau kepatuhan terhadap norma-norma masyarakat yang beradab
The decline of civility in public discourse has become a major concern for sociologists.
Penurunan keadaban dalam wacana publik telah menjadi perhatian utama bagi para sosiolog.