D
Dicread
HomeDictionaryLlasciviousness

lasciviousness

kecabulan
Noun

lasciviousness merujuk pada perilaku atau keinginan seksual yang sangat kuat, terang-terangan, dan sering kali dianggap tidak pantas atau menyinggung secara moral. Kata ini membawa konotasi negatif yang kuat, menggambarkan kondisi di mana seseorang tidak mampu mengendalikan nafsu seksualnya sehingga terlihat vulgar atau cabul.

Berbeda dengan kata lust yang lebih merujuk pada perasaan keinginan seksual yang mendalam (nafsu), lasciviousness lebih menekankan pada manifestasi luar atau perilaku yang ditunjukkan kepada orang lain. Jika lust adalah perasaan internal, maka lasciviousness adalah ekspresi eksternal yang cenderung mengganggu norma kesopanan.

Nuansa Penggunaan dan Perbandingan

Dalam bahasa Inggris, terdapat beberapa kata yang memiliki makna serupa namun dengan nuansa berbeda:

lasciviousness memiliki nuansa yang lebih formal dan sering digunakan dalam konteks hukum, agama, atau kritik moral untuk menggambarkan kecabulan yang melampaui batas.
lewdness memiliki makna yang hampir identik, namun lebih sering digunakan untuk menggambarkan tindakan spesifik yang vulgar atau tidak senonoh.
sensuality memiliki konotasi yang jauh lebih positif atau netral, merujuk pada apresiasi terhadap kenikmatan fisik tanpa harus menjadi menyinggung atau cabul.

Contoh penggunaan yang tepat:
Benar: His lasciviousness was evident in the way he stared at everyone in the room. (Kecabulannya terlihat dari caranya menatap semua orang di ruangan itu.)
Salah: Menggunakan lasciviousness untuk menggambarkan ketertarikan romantis yang sehat atau kasih sayang antar pasangan.

Konteks Budaya dan Terjemahan

Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan antara "hasrat" (yang bisa bersifat netral) dan "kecabulan" (yang bersifat negatif). lasciviousness harus selalu diterjemahkan sebagai sesuatu yang melanggar norma kesopanan. Jangan tertukar dengan kata-kata yang hanya menggambarkan ketertarikan fisik biasa.

Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak. Kata ini jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari yang santai dan lebih umum ditemukan dalam teks sastra, dokumen hukum, atau diskusi mengenai etika dan moralitas.

Meanings

Nounkecabulan

Kualitas dari merasakan atau menunjukkan keinginan seksual yang terang-terangan dan menyinggung

His blatant lasciviousness made the other guests feel deeply uncomfortable.

Kecabulannya yang terang-terangan membuat tamu-tamu lain merasa sangat tidak nyaman.

Related Words

Last Updated: June 27, 2026Report an Error