corollary
Kata corollary digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terjadi atau ada sebagai hasil alami dari sebuah pernyataan, tindakan, atau situasi yang sudah terbukti sebelumnya. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "akibat logis" atau "konsekuensi". Nuansa utamanya adalah hubungan sebab-akibat yang sangat kuat, di mana hasil tersebut hampir pasti terjadi jika premis awalnya benar.
Nuansa Penggunaan dan Perbandingan
Berbeda dengan consequence yang bisa bermakna netral atau bahkan negatif (seperti hukuman), corollary lebih bersifat intelektual, logis, dan sering kali digunakan dalam konteks matematika, filsafat, atau analisis strategis. Jika result adalah hasil umum dari suatu proses, corollary adalah hasil yang secara otomatis mengikuti kebenaran dari suatu teori atau fakta.
Contoh penggunaan yang tepat: Jika sebuah perusahaan meningkatkan kualitas produknya, maka peningkatan kepuasan pelanggan adalah corollary dari tindakan tersebut.
Perbandingan: consequence mungkin merujuk pada dampak buruk, tetapi corollary merujuk pada kelanjutan logis dari sebuah argumen.
Konteks Formal dan Teknis
Dalam bidang matematika atau logika, corollary memiliki arti yang sangat spesifik, yaitu sebuah proposisi yang terbukti benar segera setelah teorema utama terbukti. Bagi pembelajar bahasa Inggris, penting untuk tidak menyamakan kata ini dengan sekadar "hasil" biasa, melainkan sebagai "turunan logis".
Benar: The increase in power is a corollary of the new engine design. (Peningkatan tenaga adalah akibat logis dari desain mesin baru tersebut.)
Kurang tepat: Menggunakan corollary untuk kejadian acak yang tidak memiliki hubungan logika yang ketat dengan penyebabnya.
Meanings
Hasil atau konsekuensi langsung dan alami yang mengikuti secara logis dari suatu peristiwa, tindakan, atau proposisi
The increase in productivity was a corollary of the new management strategy.
Peningkatan produktivitas merupakan konsekuensi dari strategi manajemen yang baru.
Sebuah proposisi yang mengikuti dari proposisi lain yang sudah terbukti, tanpa memerlukan pembuktian terpisah
The theorem provides a useful corollary for calculating the area of a circle.
Teorema tersebut memberikan akibat logis yang berguna untuk menghitung luas lingkaran.