philosophy
/fɪˈlɒsəfi/
Dalam makna akademis, kata ini membawa bobot ketelitian intelektual dan abstraksi. Ini bukan sekadar "berpikir", melainkan penyelidikan sistematis terhadap prinsip-prinsip dasar. Bagi mereka yang berada di luar disiplin ilmu ini, istilah tersebut sering kali terasa jauh atau terlalu teoretis. Ketika diterapkan pada konteks pribadi atau perusahaan, maknanya bergeser dari studi akademis menjadi kompas praktis. Dalam hal ini, kata tersebut menunjukkan sekumpulan nilai panduan atau "sudut pandang dunia" yang mendasari tindakan dan keputusan tertentu. Dalam konteks menghadapi kemalangan, kata ini menggambarkan kondisi psikologis yang tenang dan tidak terikat secara emosional. Berbeda dengan "optimisme" yang mengharapkan hasil yang baik, makna filsafat dalam konteks ini adalah tentang menjaga keseimbangan rasional, terlepas dari apakah hasilnya baik atau buruk.
Uncountable when referring to the academic field of study or a general state of calmness ('She is studying philosophy'). Countable when referring to a specific set of guiding beliefs or a particular school of thought ('The company adopted a new business philosophy').
Meanings
Studi tentang hakikat dasar pengetahuan, kenyataan, dan keberadaan, terutama ketika dianggap sebagai disiplin akademik
"She decided to major in philosophy to better understand ethical frameworks."
Dia memutuskan untuk mengambil jurusan filsafat agar dapat lebih memahami kerangka etika.
Teori atau sikap yang dipegang oleh seseorang atau organisasi yang berfungsi sebagai prinsip panduan dalam berperilaku
"The company's business philosophy is based on transparency and sustainable growth."
Filosofi bisnis perusahaan tersebut didasarkan pada transparansi dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Sikap yang tenang dan rasional dalam menghadapi kemalangan atau nasib buruk
"He faced his illness with a quiet philosophy, accepting the situation without complaint."
Dia menghadapi penyakitnya dengan sikap hidup yang tenang, menerima situasi tersebut tanpa mengeluh.