opaque
Kata opaque memiliki dua dimensi makna utama yang sangat berbeda, yaitu makna fisik dan makna kiasan. Dalam konteks fisik, opaque digunakan untuk mendeskripsikan benda yang tidak tembus cahaya, sehingga kita tidak bisa melihat apa pun di baliknya. Hal ini berlawanan dengan transparent (bening/transparan) atau translucent (tembus cahaya tetapi buram).
Dalam konteks kiasan, opaque digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sulit dipahami, tidak jelas, atau sengaja dibuat membingungkan. Dalam bahasa Indonesia, nuansa ini lebih tepat diterjemahkan sebagai "kabur" atau "tidak jelas", terutama saat membahas bahasa, aturan hukum, atau proses birokrasi yang rumit.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
Sangat penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk membedakan opaque dengan kata-kata yang memiliki makna serupa namun berbeda konteks:
opaque vs cloudy: cloudy biasanya digunakan untuk cairan atau udara yang keruh (seperti air sungai atau langit mendung), sedangkan opaque lebih merujuk pada sifat material yang secara permanen tidak bisa ditembus cahaya.
opaque vs vague: Saat berbicara tentang sesuatu yang sulit dipahami, vague berarti kurang detail atau tidak spesifik (samar), sementara opaque menyiratkan bahwa informasi tersebut sangat kompleks atau tertutup sehingga mustahil untuk dipahami meskipun detailnya ada.
Contoh Penggunaan yang Tepat
Konteks Fisik: The bathroom window is made of opaque glass for privacy. (Jendela kamar mandi terbuat dari kaca buram untuk menjaga privasi.)
Konteks Kiasan: The company's accounting practices are completely opaque. (Praktik akuntansi perusahaan tersebut benar-benar kabur/tidak transparan.)
Secara tata bahasa, opaque adalah kata sifat (adjective) yang tidak memiliki bentuk jamak atau perubahan bentuk berdasarkan gender, sehingga penggunaannya cukup konsisten di berbagai posisi kalimat.
Meanings
Tidak dapat ditembus oleh cahaya sehingga tidak bisa dilihat melaluinya
The frosted glass is opaque.
Kaca buram itu tidak tembus pandang.
Sulit atau mustahil untuk dipahami
The legal jargon in the contract is completely opaque.
Istilah hukum dalam kontrak tersebut benar-benar kabur.