vision
/ˈvɪ.ʒ(ə)n/
Kata vision memiliki tiga nuansa makna utama yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya. Pertama, dalam konteks biologis, vision merujuk pada kemampuan fisik mata untuk melihat, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai penglihatan. Kedua, dalam konteks strategis atau imajinatif, vision merujuk pada ide atau rencana masa depan yang ambisius, yang diserap langsung ke dalam bahasa Indonesia menjadi visi. Ketiga, dalam konteks spiritual atau psikologis, vision merujuk pada penampakan atau halusinasi, yang kembali diterjemahkan sebagai penglihatan.
Perbedaan Nuansa dan Jebakan Terjemahan
Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pembelajar bahasa Inggris adalah perbedaan antara vision dan sight. Meskipun keduanya sering diterjemahkan sebagai penglihatan, vision lebih merujuk pada kemampuan atau fungsi penglihatan secara keseluruhan (misalnya, gangguan penglihatan), sedangkan sight lebih merujuk pada tindakan melihat sesuatu yang spesifik atau pemandangan yang terlihat.
Selain itu, perlu diwaspadai penggunaan kata visi dalam bahasa Indonesia. Meskipun kata visi sudah umum digunakan untuk rencana masa depan, dalam bahasa Inggris vision sering kali membawa konotasi yang lebih kuat tentang imajinasi kreatif atau intuisi yang tajam, bukan sekadar dokumen rencana strategis perusahaan.
Benar: He has a clear vision for the future of the company. (Dia memiliki visi yang jelas untuk masa depan perusahaan tersebut.)
Salah: Menggunakan sight untuk menggambarkan rencana masa depan.
Konteks Penggunaan dan Tata Bahasa
Dalam penggunaan sehari-hari, vision dapat berfungsi sebagai kata benda yang dapat dihitung maupun tidak dapat dihitung. Saat merujuk pada kemampuan fisik atau konsep abstrak tentang masa depan, kata ini biasanya tidak dapat dihitung. Namun, saat merujuk pada pengalaman melihat sesuatu yang bersifat supernatural atau mimpi, kata ini menjadi kata benda yang dapat dihitung.
Contoh kemampuan fisik: Her vision is starting to blur. (Penglihatannya mulai kabur.)
Contoh pengalaman spiritual: She had a vision of a golden city. (Dia mendapat penglihatan tentang sebuah kota emas.)
Uncountable when referring to the biological sense of sight ('her vision is blurring') or a general strategic mindset ('a leader with vision'). Countable when describing specific supernatural appearances, dreams, or detailed mental images ('he had visions of grandeur').
Meanings
Kemampuan atau keadaan dapat melihat
"She has perfect 20/20 vision."
Dia memiliki penglihatan 20/20 yang sempurna.
Kemampuan untuk memikirkan atau merencanakan masa depan dengan imajinasi atau kebijaksanaan
"The CEO's vision for the company focused on sustainable energy."
Visi CEO untuk perusahaan tersebut berfokus pada energi berkelanjutan.
Pengalaman melihat seseorang atau sesuatu dalam mimpi atau halusinasi
"He had a sudden vision of an angel appearing before him."
Dia tiba-tiba mendapat penglihatan tentang seorang malaikat yang muncul di hadapannya.