layer
/leɪə/
Gambaran utamanya adalah tentang penumpukan atau superposisi. Kata ini mendeskripsikan pengaturan fisik di mana satu benda berada di atas benda lain, sehingga menciptakan kesan kedalaman, perlindungan, atau kompleksitas.
Dalam konteks fisik, kata ini menyiratkan ketebalan dan cakupan. Berbeda dengan coat (lapisan tipis) yang bisa jadi tipis dan tunggal, layer (lapisan) sering kali menunjukkan adanya potensi penambahan beberapa lapis (misalnya, melapis pakaian atau cat) untuk mencapai hasil tertentu.
Saat digunakan secara metaforis atau struktural, kata ini merujuk pada strata atau tingkatan organisasi. Hal ini membawa konotasi hierarki atau kedalaman yang tersembunyi, di mana seseorang harus mengupas atau melewati berbagai lapisan untuk mencapai inti kebenaran atau fondasi.
Penggunaan terkait unggas (bertelur) adalah istilah pertanian khusus dan terasa berbeda dari makna struktural, karena lebih berfokus pada produksi daripada pengaturan.
Typically used as a countable noun to describe individual sheets of material, such as layers of paint on a wall or levels of sponge in a cake.
Meanings
Lembaran, jumlah, atau ketebalan bahan yang menutupi suatu permukaan
"Apply a second layer of paint to the wall for better coverage."
Oleskan lapisan cat kedua pada dinding untuk cakupan yang lebih baik.
Tingkatan dari sesuatu yang disusun berlapis; stratum
"The cake consisted of three layers of sponge and cream."
Kue tersebut terdiri dari tiga lapisan spons dan krim.
Menyusun sesuatu dalam beberapa lapisan
"She layered her clothing to stay warm in the winter cold."
Dia mengenakan pakaian berlapis-lapis agar tetap hangat di musim dingin yang dingin.
Untuk seekor ayam betina: menghasilkan telur
"The chickens began to layer regularly in the spring."
Ayam-ayam tersebut mulai bertelur secara teratur pada musim semi.