disclosure
/dɪsˈkləʊʒə(ɹ)/
disclosure merujuk pada tindakan mengungkapkan informasi yang sebelumnya dirahasiakan, disembunyikan, atau tidak diketahui publik. Kata ini sering kali membawa konotasi formal dan legal, di mana ada kewajiban atau keputusan sengaja untuk membuka fakta tertentu. Dalam konteks bisnis atau hukum, disclosure bukan sekadar "memberitahu", melainkan proses resmi untuk memberikan transparansi agar pihak lain dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang lengkap.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Kata ini sangat umum digunakan dalam dunia korporasi, keuangan, dan hukum. Misalnya, dalam laporan tahunan perusahaan, terdapat bagian full disclosure yang berarti pengungkapan penuh atas semua aspek finansial tanpa ada yang ditutupi. Jika dibandingkan dengan revelation, disclosure cenderung lebih bersifat administratif atau prosedural, sedangkan revelation sering kali berkaitan dengan sesuatu yang mengejutkan, dramatis, atau bersifat spiritual.
Contoh penggunaan tepat: The company's disclosure of the merger surprised the investors. (Pengungkapan penggabungan perusahaan tersebut mengejutkan para investor.)
Contoh penggunaan tepat: Non-disclosure agreement (perjanjian kerahasiaan/perjanjian untuk tidak mengungkapkan informasi).
Perbedaan dengan Istilah Serupa
Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan disclosure dengan exposure. Meskipun keduanya bisa diterjemahkan sebagai "pengungkapan" atau "pemaparan", exposure lebih merujuk pada kondisi terdedah atau terpapar sesuatu (seperti sinar matahari atau risiko), atau terbongkarnya sebuah skandal secara tidak sengaja. Sementara itu, disclosure adalah tindakan aktif dan sengaja untuk memberikan informasi.
disclosure: Memberikan informasi secara sadar (misal: mengungkapkan konflik kepentingan).
exposure: Terungkapnya sesuatu yang seharusnya tersembunyi atau terpapar risiko (misal: terpapar radiasi atau terbongkarnya rahasia melalui kebocoran data).
Catatan Tata Bahasadisclosure adalah kata benda (noun) yang dapat berfungsi sebagai kata benda terhitung maupun tidak terhitung tergantung konteksnya. Dalam konteks hukum, ia sering muncul dalam bentuk frasa tetap seperti mandatory disclosure (pengungkapan wajib).
Uncountable when referring to the general act or process of making information known ('full disclosure is required'). Countable when referring to a specific piece of revealed information or a formal statement in a legal document ('the company made several surprising disclosures about its debt').
Meanings
Tindakan membuat informasi baru atau rahasia menjadi diketahui
The company made a full disclosure of its financial losses.
Perusahaan tersebut melakukan pengungkapan penuh atas kerugian finansialnya.