valid
Kata valid memiliki nuansa makna yang berkaitan dengan keabsahan, baik secara hukum, teknis, maupun logika. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "sah" atau "berlaku". Penggunaannya mencakup situasi di mana sesuatu memenuhi persyaratan resmi atau didasarkan pada bukti yang kuat.
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Dalam konteks dokumen atau izin, valid berarti sesuatu tersebut masih berlaku dan belum kedaluwarsa. Misalnya, paspor atau tiket yang masih bisa digunakan. Dalam konteks logika atau argumen, valid berarti sebuah pernyataan memiliki dasar penalaran yang benar dan dapat diterima secara rasional.
Perlu diperhatikan perbedaan antara valid dengan true. Sesuatu bisa menjadi valid (sah secara struktur atau prosedur) tetapi belum tentu true (benar secara faktual). Sebagai contoh, sebuah argumen bisa memiliki struktur logika yang valid, namun jika premis awalnya salah, maka kesimpulannya tidak true.
Benar: a valid passport (paspor yang sah/masih berlaku)
Benar: a valid point (argumen yang masuk akal/sah)
Perbandingan dengan Istilah Serupa
Sering kali pembelajar bahasa Inggris bingung membedakan valid dengan legal. Meskipun keduanya bisa diterjemahkan sebagai "sah", legal secara spesifik merujuk pada kepatuhan terhadap hukum negara (perundang-undangan), sedangkan valid lebih luas, mencakup keabsahan teknis, administratif, atau logis.
legal: Berfokus pada apakah sesuatu itu melanggar hukum atau tidak.
valid: Berfokus pada apakah sesuatu itu memenuhi syarat untuk diterima atau digunakan.
Catatan Tata Bahasa
Kata valid adalah kata sifat (adjektiva). Dalam kalimat, ia biasanya mengikuti kata kerja penghubung seperti be (am, is, are, was, were). Bentuk kata bendanya adalah validity (keabsahan/validitas), yang digunakan untuk merujuk pada status atau kualitas dari sesuatu yang sah.
Meanings
Dapat diterima secara hukum atau resmi; berdasarkan kebenaran, fakta, atau logika
The ticket is valid for three days from the date of purchase.
Tiket tersebut sah selama tiga hari sejak tanggal pembelian.