D
Dicread
HomeDictionaryPpossession

possession

kepemilikan / barang milik / penguasaan bola / kerasukan

/pəˈzɛʃən/

Noun
pl: possessions

Kata possession memiliki cakupan makna yang luas, mulai dari kepemilikan fisik hingga kondisi psikologis atau spiritual. Dalam bahasa Indonesia, kata ini tidak bisa diterjemahkan dengan satu kata tunggal karena maknanya sangat bergantung pada konteks penggunaannya.

Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan

Secara umum, possession merujuk pada hak hukum atau fakta bahwa seseorang memiliki sesuatu. Namun, terdapat perbedaan halus saat dibandingkan dengan kata ownership. Sementara ownership lebih menekankan pada hak legal atau sertifikat kepemilikan secara resmi, possession lebih menekankan pada penguasaan fisik atau kendali nyata atas benda tersebut. Seseorang bisa memiliki possession (penguasaan) atas suatu barang tanpa memiliki ownership (hak milik) legal, misalnya saat meminjam barang teman.

Dalam konteks olahraga, khususnya sepak bola, possession diterjemahkan sebagai penguasaan bola, yang merujuk pada kemampuan tim untuk mengontrol bola selama pertandingan.

Dalam konteks supernatural, kata ini merujuk pada kondisi kerasukan, di mana tubuh seseorang dianggap dikendalikan oleh entitas luar atau roh.

Perangkap Terjemahan dan Kesalahan Umum

Salah satu kesalahan umum bagi pembelajar bahasa Inggris adalah menyamakan possession hanya dengan "kepemilikan". Penting untuk diingat bahwa possession juga bisa berfungsi sebagai kata benda terhitung (countable noun) ketika merujuk pada barang milik atau harta benda fisik.

Salah: He lost all his possession. (Jika maksudnya adalah semua harta bendanya, maka harus jamak).
Benar: He lost all his possessions. (Dia kehilangan semua harta bendanya).

Selain itu, berhati-hatilah dalam membedakan antara penguasaan fisik dan kepemilikan hukum. Contohnya, dalam kalimat illegal possession of a firearm, kata possession di sini berarti penguasaan atau penyimpanan senjata secara ilegal, bukan sekadar status kepemilikan di atas kertas.

Karakteristik Gramatikal

Kata ini dapat digunakan sebagai kata benda tak terhitung (uncountable) saat merujuk pada konsep abstrak seperti kepemilikan atau penguasaan. Namun, ia menjadi kata benda terhitung (countable) saat merujuk pada objek fisik atau barang milik seseorang.

Meanings

Nounkepemilikan

Keadaan memiliki, mempunyai, atau mengendalikan sesuatu

He took possession of the estate after the will was read.

Dia mengambil alih kepemilikan tanah tersebut setelah surat wasiat dibacakan.

Nounbarang milik

Benda yang dimiliki oleh seseorang

She packed her few worldly possessions into a single suitcase.

Dia mengemas beberapa barang milik dunianya ke dalam satu koper.

Nounpenguasaan bola

Tindakan mengendalikan bola atau cakram dalam sebuah permainan

The team maintained possession for most of the first half.

Tim tersebut mempertahankan penguasaan bola selama sebagian besar babak pertama.

Nounkerasukan

Keadaan dikendalikan oleh roh atau iblis

The priest was called to treat the woman who seemed to be in a state of demonic possession.

Pendeta itu dipanggil untuk menangani wanita yang tampak berada dalam keadaan kerasukan iblis.

Examples

The lawyer confirmed that the client had legal possession of the land.

Pengacara itu mengonfirmasi bahwa kliennya memiliki kepemilikan sah atas tanah tersebut.

0

The antique watch was his most prized possession.

Jam tangan antik itu adalah barang milik yang paling berharga baginya.

0

The army established permanent possession of the coastal fortress.

Tentara itu membangun penguasaan permanen atas benteng pesisir tersebut.

0

The movie depicts a terrifying case of ghostly possession.

Film tersebut menggambarkan kasus kerasukan hantu yang mengerikan.

0

The midfielder maintained possession of the ball despite the defender's tackle.

Gelandang itu mempertahankan penguasaan bola meskipun ada tekel dari pemain bertahan.

0

Collocations & Compounds

worldly possessions

Semua barang material yang dimiliki seseorang

He donated all his worldly possessions to charity before leaving.

Dia menyumbangkan semua harta bendanya ke badan amal sebelum pergi.

joint possession

Keadaan memiliki sesuatu bersama dengan orang lain

The property is held in joint possession by the two siblings.

Properti tersebut berada dalam kepemilikan bersama oleh kedua saudara kandung itu.

lawful possession

Hak hukum untuk memegang atau mengendalikan suatu benda

The police verified that the suspect was in lawful possession of the firearm.

Polisi memverifikasi bahwa tersangka berada dalam kepemilikan sah atas senjata api tersebut.

take possession

Mengambil alih kendali atau kepemilikan atas suatu properti atau benda

The new owners will take possession of the house next Tuesday.

Pemilik baru akan mengambil alih kepemilikan rumah tersebut Selasa depan.

maintain possession

Menjaga kendali atas bola atau cakram selama permainan

The midfielder worked hard to maintain possession despite the opponent's press.

Gelandang itu bekerja keras untuk mempertahankan penguasaan bola meskipun ada tekanan dari lawan.

Idioms & Sayings

take possession of

Mengambil alih kepemilikan atau penguasaan fisik atas sesuatu

The new owners will take possession of the house next Tuesday.

Pemilik baru akan mengambil alih kepemilikan rumah tersebut Selasa depan.

in possession of

Memiliki atau menguasai sesuatu dalam pengawasannya

The suspect was found to be in possession of stolen jewelry.

Tersangka ditemukan membawa perhiasan curian.

worldly possessions

Semua barang milik materi yang dimiliki seseorang

He decided to donate all his worldly possessions to charity before traveling.

Dia memutuskan untuk menyumbangkan semua harta bendanya ke badan amal sebelum bepergian.

Cultural Context

Psikologi Kepemilikan: Mengapa Kita Memberi Makna pada Benda
The Psychology of Possession: Why We Attach Meaning to Objects

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa begitu sulit untuk membuang mainan rusak dari masa kecil atau potongan tiket yang sudah pudar dari kencan pertama?
Fenomena ini berakar pada konsep psikologis efek kepemilikan, di mana individu memberikan nilai yang lebih tinggi pada suatu benda hanya karena mereka memiliki kepemilikan atas benda tersebut.
Otak kita sering kali mengaburkan batas antara identitas kita dan barang milik kita, memperlakukan harta benda kita sebagai perpanjangan dari diri sendiri.
Saat kita kehilangan barang yang berharga, rasanya bisa seperti kehilangan sebagian dari sejarah atau kepribadian kita sendiri.
Ikatan emosional yang mendalam ini menjelaskan munculnya perilaku menimbun, di mana ketakutan akan kehilangan kegunaan potensial di masa depan atau kenangan masa lalu menyebabkan akumulasi barang yang memenuhi ruang tempat tinggal.
Dalam kasus ini, tindakan kepemilikan menjadi mekanisme pertahanan terhadap berjalannya waktu dan rapuhnya ingatan.
Dengan mempertahankan benda fisik tersebut, individu mencoba membekukan suatu momen dalam waktu, percaya bahwa benda itu bertindak sebagai jangkar nyata bagi emosi atau orang tertentu.
Menariknya, dorongan untuk memiliki ini tidak terbatas pada barang material saja.
Dalam arti sosiologis yang lebih luas, keinginan untuk memiliki dapat terwujud sebagai kebutuhan akan kendali atas lingkungan atau hubungan seseorang.
Baik itu penguasaan strategis atas papan permainan dalam catur atau penguasaan teritorial atas sebuah rumah, impulsnya tetap sama: pencarian keamanan dan stabilitas di dunia yang tidak terduga.
Memahami hubungan antara kepemilikan dan identitas ini membantu kita menyadari bahwa kita tidak sekadar memiliki barang-barang kita; dalam banyak hal, harta benda kita menentukan bagaimana kita memandang posisi kita di dunia.

Etymology

Berasal dari bahasa Prancis Kuno possessio, yang berakar dari bahasa Latin possessio, yang berarti tindakan menduduki atau memiliki.

Hal ini berakar pada kata kerja bahasa Latin possidere, sebuah gabungan dari potis yang berarti mampu dan sedere yang berarti duduk, yang secara harfiah menunjukkan tindakan duduk di suatu tempat dengan kekuatan untuk mengendalikannya.

Related Words

Last Updated: June 19, 2026Report an Error