monarchy
Istilah ini memiliki kaitan yang sangat kuat dengan tradisi, garis keturunan, dan kekuasaan warisan. Kata ini membangkitkan gambaran tentang mahkota, istana, dan hierarki sosial yang kaku di mana otoritas diturunkan melalui hubungan darah, bukan diperoleh melalui pemilihan umum. Meskipun beberapa versi modern hanya bersifat seremonial, kata ini tetap menyiratkan kendali absolut dan kesinambungan sejarah.
Dalam wacana politik, nada kata ini dapat berubah tergantung pada konteksnya. Dalam arti positif, kata ini menunjukkan stabilitas dan simbol nasional yang mempersatukan. Dalam arti negatif, istilah ini sering dikaitkan dengan sistem hak istimewa yang kuno dan kurangnya peran demokratis bagi warga biasa.
Countable when referring to a specific kingdom or a particular historical regime (e.g., the Bourbon monarchy). Uncountable when referring to the general political concept of rule by a single sovereign.
Meanings
Sistem pemerintahan di mana satu orang menjadi kepala negara seumur hidup
The country transitioned from a monarchy to a republic.
Negara tersebut bertransisi dari monarki menjadi republik.