oligarchy
Oligarchy merujuk pada sistem kekuasaan yang terpusat pada sekelompok kecil orang. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini sering diterjemahkan sebagai oligarki. Nuansa utama dari kata ini adalah adanya ketimpangan kekuasaan yang ekstrem, di mana keputusan penting tidak diambil oleh rakyat banyak (demokrasi) atau satu orang saja (autokrasi), melainkan oleh elit kecil yang biasanya memiliki kekayaan, status sosial, atau koneksi militer yang kuat.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Kata ini sering kali membawa konotasi negatif, menyiratkan adanya korupsi, nepotisme, atau manipulasi politik demi kepentingan kelompok elit tersebut. Meskipun secara teknis bisa digunakan untuk mendeskripsikan struktur organisasi apa pun (seperti perusahaan), dalam penggunaan sehari-hari, oligarchy paling sering muncul dalam diskusi mengenai politik dan sosiologi.
Perlu diperhatikan perbedaan antara oligarchy dengan plutocracy. Sementara oligarchy adalah kekuasaan oleh sekelompok kecil orang secara umum, plutocracy secara spesifik merujuk pada kekuasaan yang dipegang oleh orang-orang terkaya. Jadi, setiap plutocracy adalah bentuk dari oligarchy, tetapi tidak semua oligarchy didasarkan pada kekayaan semata (bisa juga berdasarkan garis keturunan atau pangkat militer).
Contoh Penggunaan
Benar: The country is effectively an oligarchy controlled by a few powerful families. (Negara tersebut secara efektif adalah sebuah oligarki yang dikendalikan oleh beberapa keluarga berpengaruh.)
Salah: Menggunakan oligarchy untuk menggambarkan pemerintahan demokratis yang memiliki banyak partai politik yang bersaing secara sehat.
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun) ketika merujuk pada sistem pemerintahan, namun dapat menjadi kata benda terhitung (countable noun) ketika merujuk pada kelompok orang yang menjalankan kekuasaan tersebut.
Meanings
Bentuk pemerintahan atau struktur kekuasaan di mana sekelompok kecil orang memegang semua kekuasaan politik
"The country transitioned from a monarchy to an oligarchy controlled by a few wealthy families."
Negara tersebut bertransisi dari monarki menjadi oligarki yang dikendalikan oleh beberapa keluarga kaya.
Sekelompok kecil orang yang memiliki kendali atas sebuah perusahaan, organisasi, atau entitas lainnya
"The corporate board functioned as a tight oligarchy, making all major decisions behind closed doors."
Dewan korporasi tersebut berfungsi sebagai oligarki yang ketat, membuat semua keputusan besar di balik pintu tertutup.