marry
/ˈmæɹɪ/
Kata marry secara umum digunakan untuk menggambarkan tindakan resmi menyatukan dua orang dalam ikatan pernikahan. Dalam bahasa Inggris, kata ini memiliki nuansa yang berbeda tergantung pada struktur kalimatnya. Jika digunakan sebagai kata kerja transitif (diikuti objek langsung), seperti dalam kalimat will you marry me?, maka maknanya adalah "menikahi seseorang". Namun, jika digunakan dengan kata depan to, seperti dalam she was married to a doctor, maknanya bergeser menjadi "menikah dengan" atau "berstatus menikah dengan".
Perbedaan Penggunaan dan Jebakan Terjemahan
Salah satu kesalahan umum bagi penutur bahasa Indonesia adalah penggunaan kata depan with setelah marry. Dalam bahasa Indonesia, kita sering mengatakan "menikah dengan", sehingga ada kecenderungan untuk menerjemahkannya menjadi marry with. Hal ini tidak tepat dalam bahasa Inggris.
❌ I want to marry with her.
✅ I want to marry her. (Saya ingin menikahinya)
✅ I am married to her. (Saya menikah dengannya/suami/istri dari)
Nuansa Makna dan Konteks
Selain makna literal tentang pernikahan, marry juga dapat digunakan secara metaforis untuk menggambarkan penggabungan dua ide, konsep, atau benda yang berbeda sehingga menciptakan harmoni atau kesatuan yang efektif. Dalam konteks ini, marry lebih dekat dengan makna "memadukan" atau "mengombinasikan".
Contoh penggunaan metaforis:
The chef managed to marry the spicy flavors of Asia with the creamy textures of France. (Koki tersebut berhasil memadukan rasa pedas Asia dengan tekstur krim dari Prancis.)
Secara tata bahasa, perlu diperhatikan perbedaan antara marry (tindakan menikah) dan get married (proses menjadi menikah). Get married lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk merujuk pada acara pernikahan atau perubahan status sipil seseorang.
Meanings
Menjalin ikatan persatuan hukum atau formal dengan orang lain sebagai pasangan suami istri
They decided to marry in a small chapel.
Mereka memutuskan untuk menikah di sebuah kapel kecil.