ceremony
/ˈsɛɹɪməni/
Sebuah upacara didefinisikan oleh adanya rasa waktu dan ruang yang "istimewa". Hal ini mengubah tindakan biasa menjadi peristiwa penting melalui penggunaan pola perilaku tertentu yang dilakukan secara berulang.
Sementara "ritual" bisa bersifat pribadi atau menjadi kebiasaan, sebuah upacara biasanya memiliki bobot publik atau komunal, yang memberi tanda kepada pengamat bahwa sebuah transisi—seperti pernikahan, kelulusan, atau kematian—sedang berlangsung secara resmi.
Ketika digunakan untuk menggambarkan perilaku sosial (dispense with ceremony), kata ini bergeser dari mendeskripsikan sebuah acara menjadi mendeskripsikan suasana yang kaku. Dalam konteks ini, kata tersebut sering kali membawa konotasi negatif tentang kekakuan, kepura-puraan, atau formalitas tidak perlu yang dapat menghambat hubungan antarmanusia yang tulus.
Countable when referring to a single scheduled event like a wedding or graduation ('The ceremony lasted an hour'). Uncountable when referring to the general quality of formality, ritual, or stiff etiquette ('He greeted me with great ceremony').
Meanings
Acara keagamaan atau publik yang formal, biasanya untuk merayakan peristiwa atau tonggak sejarah tertentu
"The wedding ceremony was held in a small chapel by the sea."
Upacara pernikahan itu diadakan di sebuah kapel kecil di tepi laut.
Perilaku ritual atau serangkaian tindakan formal yang dilakukan pada kesempatan khusus
"The coronation is full of ancient ceremony and tradition."
Penobatan tersebut penuh dengan ritual dan tradisi kuno.
Kepatuhan ketat terhadap etiket formal atau konvensi sosial
"Please, make yourself at home and dispense with all ceremony."
Silakan anggap rumah sendiri dan abaikan semua formalitas.